Media Informasi Masyarakat

Pakar Ekonomi Unud : Penguatan Kelembagaan dan High End Market Kunci Sukses Pengembangan Industri Kreatif Bali

Denpasar , Baliglobalnews. Pakar Ekonomi Pertanian Universitas Udayana Prof. Ir. IGAA Ambarawati, M.Ec., Ph.D, bangga atas kreativitas pelaku ekonomi Bali untuk bertahan di masa krisis. Berdasarkan kunjungan pada Indonesia Development Forum (IDF) di Junglegold Bali (Mengwi) dan Sunsri Jewelry (Celuk, Sukawati), pada Kamis (2/6). Teridentifikasi dua faktor yang mendukung keberlanjutan industri Bali.

“Penguatan kelembagaan dan bidikan high end market kunci sukses pengembangan industri kreatif Bali,” ucap Prof. Ambarawati saat menjadi narasumber pada diskusi IDF 2022 di Kuta, Jumat (3/6).

Menurut Wakil Dekan II Fakultas Pertanian Unud bahwa, penguatan kelembagaan dilakukan Junglegold Bali yang melakukan edukasi dibagian hulu, tengah dan hilir. Di hulu, kata Prof. Ambarawati, perusahaan coklat membina petani dalam produksi biji kakao berkualitas mulai dari aspek budidaya, penanganan hama dan penyakit, maupun pengolahan pasca panen.

Kemudian, penguatan SDM dan penggunaan mesin-mesin sesuai kebutuhan sehingga perusahaan mampu berproduksi dengan kualitas primium. “Edukasi pelanggan (tingkat hilir) dilakukan untuk membangun pelanggan baru,” kata Pengurus Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) pusat dan Komisariat PERHEPI Denpasar itu.

Ditambahkan, Sunsri Jewelry dan Junglegold Bali telah membidik pangsa pasar high end market yakni industri yang memasarkan produknya kepada pelanggan yang siap membayar lebih mahal untuk produk berkualitas seusai aktivitasnya.

Direktur Junglegold Bali, Ida Bagus Nama Rupa menambahkan, pihaknya mendorong kesiapan petani untuk berbisnis. Hal ini berarti petani harus mampu menyediakan produk sesuai permintaan pasar. Junglegold Bali membutuhkan biji kakao yang sudah difermentasi dan dengan kadar air 7%.

“Ketika petani mampu menghasilkan biji kakao sesuai standar yang kami butuhkan, kami bayar lebih mahal. 10 tahun lalu ketika harga biji kakao baru seharga Rp. 10.000/kg di pasaran bagi petani yang mampu menyediakan kebutuhan kami mendapatkan harga Rp. 35.000 dan saat ini menjadi Rp. 50.000/kg” tegas pengusaha muda asal Desa Carangsari, Badung itu.

Direktur Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teguh Sambodo, SP., MS., Ph.D menjelaskan, Indonesia Development Forum (IDF) dilaksanakan sejak tahun 2017 namun tahun 2020 dan 2021 tidak dilaksanakan dikarenakan wabah Covid-19.

“IDF 2022 dilaksanakan di sejumlah lokasi yakni Batam, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Timur dan akan ditutup pada pertangahan tahun 2022 di Jakarta,” ucapnya.

Ia menjelaskan, IDF yang dilaksanakan di Provinsi Bali bertujuan mengajak pemangku kepentingan untuk memikirkan solusi pembangunan ekonomi Bali. “Transformasi Bali ke depan mengintegrasikan antara sektor hulu (produsen bahan mentah) dengan perusahaan pengolah (industri). Dan sektor jasa (pariwisata) sehingga Bali memiliki industri unggulan yang memiliki daya saing tinggi,” tegas Teguh Sambodo, Ph.D.

Ditambahkan, industri makanan dan kerajinan perak mendapat perhatian khusus untuk diberdayakan karena industri ini melibatkan sebagaian besar penduduk Bali. Kegiatan IDF dilaksanakan secara daring dan luring, melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id.

(bgn008)22060402

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam