Media Informasi Masyarakat

DPRD Bali Pastikan Tuntutan BEM Unud Terkait TMD Terealisasi

Denpasar, Baliglobalnews

Dewan Perwakilan Rakyat Bali (DPRD) Bali memastikan tuntutan ratusan BEM Universitas Udayana (Unud) dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Diskusi Transportasi (FDT) Bali terkait kembalinya operasional bus Trans Metro Dewata (TMD) akan segera terealisasi.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakil Ketua DPRD Bali Wayan Disel Astawa, Ketua Komisi I, Ketua Komisi II, Ketua Komisi III, dan Ketua Komisi IV DPRD Bali saat menerima aksi damai para pendemo di gedung DPRD Bali, Renon, Denpasar, pada Kamis (27/2/2025). “Kami menargetkan keputusan terkait pengoperasian kembali TMD akan dibahas pada Maret 2025, setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang baru oleh DPRD Bali,” kata Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya.

Pihaknya sepakat, satu-satunya solusi agar TMD bisa segera beroperasi kembali adalah melalui skema anggaran perubahan 2025 mendahului. Namun, proses ini membutuhkan persetujuan melalui sidang paripurna DPRD. “Sebelumnya, pada 23 Januari 2025 kemarin Komisi III DPRD Bali sudah ke Kementerian Perhubungan, dan tidak mau bicara, pokoknya stop, jangan bicara lagi pakai APBD Provinsi. Nah, bingunglah kita APBD sudah diketok palu. Jadi kita muter otak terus, nah ternyata ada celah menggunakan anggaran perubahan 2025 mendahului,” katanya.

Dia menyampaikan penghentian operasional TMD pada 31 Desember 2024 secara mendadak dan Provinsi Bali belum mempersiapkan anggaran untuk itu. Sehingga, dirinya juga terkejut dengan keputusan Kementerian Perhubungan yang menghentikan bantuan operasional TMD kepada Bali. “Ini awalnya bantuan Pusat kepada Bali pasca-Covid-19, kita juga terkejut karena kami tidak menganggarkan sama sekali di 2025 ini, berakhirnya juga jelek sekali di akhir 2024.

Padahal, TMD ini telah beroperasi selama empat tahun, tiba-tiba dihentikan oleh Kementerian Perhubungan tanpa ada angin atau hujan,” katanya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai juga menyatakan sepakat pengoperasian kembali TMD harus segera dilakukan. “Masalah ini sangat mendesak. Jika bisa, besok sudah harus dilaksanakan. Kadis Perhubungan Bali harus segera mengoordinasikan ini,” ujarnya.

Pihaknya sepakat, subsidi transportasi publik bukanlah hal yang perlu diperdebatkan, karena itu adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan hak-hak masyarakat, terutama mahasiswa, dalam mengakses transportasi yang terjangkau.

Demikian juga, Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, menyebut Kepala Dinas Perhubungan Bali telah lima kali tidak hadir saat dipanggil Kementerian Perhubungan terkait TMD sepanjang tahun 2023. “Ada beberapa data yang ingin saya pertanyakan terbuka, ini ada surat undangan dari kementerian perhubungan, dari 2023 sebanyak 5 kali dan infonya Kepala Dinas Perhubungan Bali tidak pernah hadir untuk membahas TMD itu dengan pusat,” tegasnya.

Untuk lebih memahami permasalahan yang dirasakan masyarakat, pihaknya mengusulkan agar pegawai Dinas Perhubungan Bali diwajibkan menggunakan transportasi publik setidaknya seminggu sekali, agar mereka bisa merasakan langsung kondisi layanan yang disediakan pemerintah.

Demikian, Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nyoman Suyasa menuturkan, keberadaan transportasi publik seperti TMD, suatu keharusan bagi kota besar seperti Denpasar. “Karena, TMD memiliki banyak manfaat, mulai dari mengurangi emisi karbon, mengurangi kemacetan, hingga mengubah pola pikir masyarakat agar beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” ucapnya.

Selain itu, Komisi III DPRD Bali sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk mencari solusi atas penghentian operasional TMD. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, karena pemerintah pusat tetap menyerahkan sepenuhnya pengelolaan TMD kepada pemerintah daerah. “Di sana kami berdiskusi, kalau bisa dibilang saya nyembah-nyembah itu Direktorat Jenderal Perhubungan Darat agar supaya pemerintah pusat turun lagi memberikan anggaran untuk kelangsungan dari pada TMD, tapi sampai nyembah-nyembah juga tidak ada solusi tetap diserahkan kepada daerah,” ungkapnya.

Nyoman Suyasa menuturkan, awalnya TMD beroperasi berdasarkan kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Bali sejak 2019 hingga 2024. Namun, per 31 Desember 2024, operasional TMD dihentikan dan tanggung jawabnya diserahkan kepada Pemprov Bali. Meskipun dalam empat tahun terakhir tingkat keterisian penumpang masih di bawah target 30 persen, pada 2024 terjadi peningkatan signifikan dalam penggunaan TMD, terutama di kalangan mahasiswa.

Sebagai solusi jangka pendek permasalahan ini, kata dia, Dinas Perhubungan Provinsi Bali telah mengoperasikan 10 unit bus Sarbagita untuk menggantikan TMD sementara, dengan anggaran operasional sebesar Rp 2,1 miliar per tahun. Namun, solusi ini dianggap belum cukup karena layanan Sarbagita dinilai tidak sebaik TMD, baik dari segi fasilitas maupun jumlah armada yang tersedia. (bgn008)25022803

Comments
Loading...
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global