Denpasar, Baliglobalnews
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali menggelar program Terang Berkah Ramadan dengan menjual 1.200 paket sembako tebus murah bagi masyarakat Bali dan ludes terjual.
General Manager PLN UID Bali Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan setiap paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter yang dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp70.000 per paket. “Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan seluruh paket yang disediakan habis dalam waktu dua hari sejak pendaftaran dibuka. Dari hasil penjualan 1.200 paket sembako ini, dana yang diperoleh dari kegiatan ini nantinya akan dihimpun untuk membantu penyambungan listrik bagi masyarakat prasejahtera di Bali,” ujarnya di Denpasar Minggu (8/3/2026).
Dia menyampaikan kegiatan tebus murah sembako terang berkah Ramadan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan, tetapi juga menjadi upaya untuk menghadirkan akses listrik yang lebih merata bagi masyarakat di Bali. Hingga saat ini, kata dia, masih terdapat masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik secara mandiri dan masih menyalur dari fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. “Masih ada masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik sendiri dan masih menyalur dari fasilitas umum. Kondisi ini tentu berbahaya. Melalui kegiatan ini dana yang terkumpul sebesar Rp84 juta akan digunakan untuk membantu penyambungan listrik bagi masyarakat prasejahtera di Bali,” katanya.
Menurut Eric, akses listrik yang aman dan mandiri memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan. “Listrik bukan hanya penerangan, tetapi juga memudahkan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga mendukung produktivitas ekonomi keluarga,” katanya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali diwakili Kepala Sub Bagian Umum BPBD Agus Chandana mengapresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara PLN dan BPBD dalam menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BPBD Provinsi Bali sebagai tuan rumah kegiatan ini. Melalui kegiatan ini terjalin kerja sama yang baik antara BPBD dan PLN, dan kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.
Sementara Ketua Yayasan Cinta Negeri Peduli Sesama Bambang Widjanarko selaku mitra pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat.
“Sebanyak 1.200 paket sembako habis dalam dua hari. Paket ini berisi beras, minyak, dan gula yang dapat ditebus hanya dengan Rp70.000. Bahkan harga beras saja saat ini bisa mencapai sekitar Rp74.000 sehingga program ini sangat membantu masyarakat,” katanya.
Dia menyebutkan masyarakat yang mengikuti program ini tidak hanya berasal dari Kota Denpasar, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di Bali seperti Klungkung, Karangasem, Gianyar hingga Gerokgak. “Kami berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Terima kasih kepada PLN UID Bali dan BPBD Provinsi Bali yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Seorang warga Pulau Misol, Denpasar, Adi, yang turut memanfaatkan program tebus murah sembako ini mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. “Acara berjalan baik dan lancar. Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya.
Selain menghadirkan program Terang Berkah Ramadan, PLN UID Bali juga akan menyelenggarakan program Mudik Gratis bagi masyarakat dengan tujuan berbagai kota di Pulau Jawa pada momentum Ramadan tahun ini. (bgn008)26030821