Denpasar, Baliglobalnews
Selama tahun 2025, Polda Bali mengungkap 3.427 kasus, dengan berbagai macam bentuk kejahatan.
“Polda Bali telah melaksanakan berbagai macam operasi guna menjaga kestabilan kamtibmas di Bali. Dan, tercatat sebanyak 3.427 kasus telah diungkap,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya pada Rabu (31/12/2025).
Dia menyatakan capaian bidang operasional sepanjang tahun 2025 sebagai langkah reflektif dan bentuk akuntabilitas kinerja Polri khususnya Polda Bali kepada masyarakat. “Polri hadir dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang presisi di seluruh penjuru negeri,” katanya.
Sebelumnya, Polda Bali juga mengelar operasi Ketupat dan Operasi Lilin serta memperkuat kemandirian wilayah berbagai macam operasi Sepeti operasi sikat, pekat, cipta kondisi dan operasi yang biasanya rutin dilakukan guna menjaga kestabilan kamtibmas di Bali. “Rilis akhir tahun ini adalah bentuk pertanggungjawaban Polri khususnya Polda Bali kepada masyarakat. Ini refleksi kinerja kami sepanjang 2025 dalam mengoptimalkan pemeliharaan kamtibmas, perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang presisi,” katanya.
Dia menegaskan bahwa keamanan nasional tidak dapat dibangun oleh Polri sendiri. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas yang berkelanjutan.
Selain itu, kata dia, Kepolisian juga menjalin kerja sama dengan berbagai macam instansi yang terkait guna memastikan sistem keamanan nasional yang komprehensif dan inklusif. Menurut dia, stabilitas keamanan juga memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan pengamanan berbagai agenda nasional dan internasional menjadi bukti bahwa keamanan merupakan investasi strategis. (bgn008)25123107