Media Informasi Masyarakat

Wabup Sanjaya Dampingi Gubernur Koster Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung MDA Tabanan

Tabanan, Baliglobalnews

Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, mewujudkan mimpi Majelis Desa Adat Kabupaten Tabanan, yakni melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung perkantoran yang layak dalam melakukan kegiatan pelayanan terhadap keberadaan desa adat di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan yang dlaksanakan di Kantor MDA Kabupaten Tabanan, Sangulan, Senin (7/9), dihadiri oleh Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet; Ketua PHDI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Sudiana; Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, Forkopimda Tabanan dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta Bendesa Madya MDA Kabupaten Tabanan, Wayan Tontra.

”Kami menghaturkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Wayan Koster yang sudah mengagas ide luar biasa ini untuk pemajuan desa adat di Kabupaten Tabanan. Karena sejak 32 tahun saya ngayah atau mengabdi sejak adanya lembaga adat ini di Bali, terkhusus di Tabanan, terus saya mimpi kapan ada pejabat yang mau peduli terhadap desa adat, agama Hindu, seni dan Budaya Bali,” kata Bendesa Madya MDA Kabupaten Tabanan, Wayan Tontra, saat menyambut kedatangan Gubernur Koster di Gedung Kesenian I Ketut Mario, Tabanan.

Dia mengatakan mimpinya telah terwujud di era kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster. ”Berkat keahlian diplomasinya yang diiringi oleh jiwa kepeduliannya terhadap adat Bali, pembangunan Kantor MDA Kabupaten Tabanan mulai dibangun di lahan tanah seluas 10 are milik aset Pemprov Bali yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto dengan menggunakan dana CSR senilai Rp 3 miliar lebih,” ujarnya.

Sementara Gubernur Wayan Koster, mengungkapkan suksesnya pembangunan Kantor MDA Provinsi Bali hingga secara perdana dimulai di Kabupaten Gianyar dan berlanjut ke Kabupaten lainnya tidak terlepas dari dana APBD dan menggandeng CSR dari perusahaan swasta yang ada di Bali. Hal ini merupakan bentuk kepedulian dirinya, dengan berjuang mengajak perusahaan di Bali mewujudkan Kantor MDA.

Gubernur mengungkapkan hal itu sebagai wujud implementasi dari lima bidang prioritas dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru dalam visi ”Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, yang salah satunya di bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Selain bidang pangan, sandang dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, hingga bidang pariwisata.

”Jadi Kantor MDA di 9 kabupaten/kota di Bali akan dibangun semuanya, dan hal ini adalah komitmen saya secara utuh membangun desa adat di Bali dengan mengacu pada nilai-nilai desa adat seperti pelestarian seni, budaya dan kearifan lokal Bali,” katanya.

Selain itu, dia juga menyebut Kantor MDA Kabupaten Tabanan masih ada kekurangan dari segi taman, tempat parkir, hingga gapuranya. ”Tahun 2021 saya akan perjuangkan penataan taman, parkir dan gapura di Kantor MDA Kabupaten Tabanan ini, agar pelayanan terhadap desa adat berjalan dengan nyaman,” katanya.

Dia menyatakan dirinya menjadi Gubernur tidak memiliki kepentingan secara pribadi, tetapi lebih pada memperjuangkan kepentingan umum, termasuk desa adat. Setelah dibangunnya Kantor MDA tersebut, dia menyatakan perjuangannya memajukan desa adat belum selesai.

”Apakah dengan membangun Kantor MDA sudah selesai tugas saya? Jadi ini belum selesai. Pembangunan ini baru pendahuluannya saja, selanjutnya mengisi adat-istiadatnya secara serius dengan konsep riil untuk menata kehidupan di Bali akan terus saya lakukan. Salah satu yang baru-baru ini saya perjuangkan di anggaran perubahan APBD Semesta Berencana ialah dengan menambahkan anggaran desa adat dari Rp 300 juta pada tahun ini, akan meningkat menjadi Rp 350 juta,” katanya.

Dia juga meminta kepada Bendesa Agung MDA Provinsi Bali hingga Majelis Desa Adat di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, desa untuk memperkokoh keberadaan desa adat yang merupakan warisan dari Ida Bhatara Mpu Kuturan ini.

”Kita harus disiplin, kokoh menjalankan kehidupan beragama, dengan tatanan adat, istiadat di Bali. Jangan menggunakan budaya dari luar, kita sudah punya warisan dari leluhur kita, karena itu menjadikan Bali dikenal, dihormati oleh masyarakat luar dan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia, akibat budaya Bali yang unik ini,” katanya.

Atas perjuangan Gubernur Koster, Wabup Sanjaya mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, yang sudah berperan sangat besar dan nyata di dalam memajukan desa adat, khususnya di Kabupaten Tabanan.

”Kepada panitia pembangunan, saya harap agar mengawal dan memantau secara seksama pembangunan gedung ini, sehingga dapat berdiri sesuai ketentuan teknis. Kepada Majelis Madya Desa Adat Kabupaten Tabanan, saya menitip amanah agar dapat mengoptimalkan kewenangan dan tugasnya serta meningkatkan sinergitasnya dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan,” ujarnya. (bgn122)20090728

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam