Media Informasi Masyarakat

TP PKK Badung Mareresik di Pura Lingga Bhuwana, Ny. Giri Prasta Ajak para Orangtua Lebih Perhatikan Anak-anaknya

Badung, Baliglobalnews

Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Giri Prasta bersama organisasi kewanitaan yang ada di Kabupaten Badung mareresik di Pura Lingga Bhuwana sekaligus dirangkaikan dengan acara sosialisasi antinarkoba di Wantilan Pura Jaba Lingga Bhuwana, Puspem Badung, pada Sabtu (4/12).

Ny. Giri Prasta mengatakan kegiatan bersih-bersih tidak hanya dilakukan di Pura Lingga Bhuwana, juga ke seluruh pura sad kahyangan dan kahyangan tiga. “Kami bergerak dari utara, tengah, dan selatan. Kami juga mengajak kepada organisasi kewanitaan untuk bergerak, ngayah mareresik di pura,” katanya.

Dia menyebutkan kegiatan mareresik di pura sekaligus juga dilaksanakan sosialisasi antinarkoba bertujuan untuk mencegah anak-anak di Kabupaten Badung sampai terjerumus ke narkoba. “Kami sebagai TP PKK juga sebagai ibu memandang sosialisasi ini sangat penting, karena selama ini anak-anak bermain HP,  di dalam HP terdapat ada sisi baik dan buruknya. Dengan adanya sosialisasi seperti ini diharapkan orangtua, setidaknya bisa melihat tingkah laku anak-anaknya di rumah. Jangan sampai anak-anak kita terkena narkoba itu sendiri. Dengan harapan kami dengan adanya sosialisasi antinarkoba di PKK dan organisasi kewanitaan termasuk desa maupun kelurahan menjaga anak-anak kita agar tidak terjerumus ke hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Sementara itu praktisi di bidang narkoba dari WHDI Kabupaten Badung, Ketut Masmini, memberikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kabupaten Badung beserta seluruh organisasi kewanitaan untuk memberikan rasa kepeduliannya yang luar biasa terhadap perkembangan generasi muda, di samping memberikan edukasi tentang bahayanya narkoba itu sendiri. Pihaknya berharap apa yang dilakukan oleh organisasi kewanitaan ini agar memberikan manfaat bagi generasi muda, dimana mereka juga bisa paham tentang bahaya narkoba.

“Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini kepada generasi muda agar mereka bisa memiliki daya cegah, daya tangkal agar tidak melibatkan diri baik itu pecandu maupun sebagai pengedar gelap narkoba,” katanya.

Dia menyebutkan gejala-gejala yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba tergantung jenis narkotikanya yang digunakan. Mulai dari tingkat rendah, sedang sampai tingkat berat, pada umumnya ciri-cirinya ada kelainan pada perilaku, perubahan perilaku di lingkungan, jika ini terjadi maka anak tersebut patut dicurigai apa yang terjadi kepada bersangkutan.

“Jika sudah diketahui perlu dilakukan pendekatan untuk bisa dilakukan pengobatan, karena kalau sudah dilakukanya pengobatan, di samping kita sudah melaporkan sebagaimana amanah undang-undang maka aparat penegak hukum tidak berwenang melakukan penangkapan,” katanya. (bgn003)21120509

Comments
Loading...