Media Informasi Masyarakat

Rapat Banggar DPRD Badung Sepakat Tambah Anggaran Pariwisata


Mangupura, Baliglobalnews

Rapat Banggar DPRD Badung dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas postur rancangan perubahan anggaran Kabupaten Badung tahun 2020, di Gedung DPRD Badung Rabu (19/8). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa.

Parwata mengatakan rapat untuk menyamakan persepsi tentang postur anggaran perubahan APBD 2020. Rancangan sudah berdasarkan masukan dari fraksi sudah disepakati melaui rapat-rapat. Termasuk menambah anggaran promosi pariwisata dan pengelolaan sampah.

Untuk pengolahan sampah yang belum optimal, Parwata menginfokan sapah dapat dioleh dengan mesin tanpa harus terlebih dahulu melakukan pemilahan. Harga mesin disebutkan Rp 50 miliar.

Sementara Sekda Adi Arnawa mengatakan kondisi di Badung walaupun suasana covid tidak mengurangi kebijakan pelayanan kepada masyarakat. Yang paling penting, kata dia, menjaga konsistensi pariwisata. ”Kita bersama bersikap, bahwa Badung layak dikunjungi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Dia menyebutkan promosi pariwisata tak boleh berhenti. Dia mencontohkan ada kegiatan musik di Ubud dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga wisatawan bisa datang. ”Kalau pesimis dari pajak hotel, restoran kita dorong,” katanya.

Parwata lantas menyampaikan berdasarkan hasil kajian dan simulasi, adatiga opsi untuk membuat postur anggaran perubahan APBD Badung 2020. Pertama pendapatan asli daerah (PAD) dirancang Rp 2,9 triliun, dana perimbangan Rp 900 miliar. Jadi APBD Rp 3,8 triliun, belanja Rp 3,8 triliun. ”Jadi berimbang,” katanya

Opsi kedua, PAD Rp 2,8 triliun, dana perimbangan Rp 900 miliar, sehingga APBD menjadi Rp 3,7 triliun, belanja daerah juga Rp Rp 3,7 triliun. Opsi ketiga, PAD Rp 2,7 triliun, dana perimbamgan Rp 900 miliar, sehingga APBD menjadi Rp 3,6 triliun. ”Opsi tersebut bisa menjadi pertimbangan Tim PAD untuk membuat postur APBD perubahan,” katanya.

Rekomendasi, kebijakan anggaran benar – benar sesuai dengan yang dibutuhkan mempercepat realisasi anggaran pilkada, sudah ditransfer 100 persen

Usai rapat, Parwata mengatakan pihaknya menyamakan persepsi antara lembaga Eksekutif dengan Dewan tentang perubahan anggaran Tahun 2020. ”Ada beberapa hal yang akan di-tracing seperti yang sudah diimbau oleh Menteri Dalam Negeri beberapa potensi harus dimaksimalkan saat pandemi Covid-19 agar perekenomian tetap berjalan, maka ada beberapa hal yang harus disepakati,” ungkapnya. 

Dalam rapat badan anggaran dengan eksekutif ini, pihaknya sudah sampaikan pandangan-pandangan Dewan bagaimana menggali potensi di masa pandemi Covid-19. ”Semua masukan Dewan dapat diterima. Bagaimana memaksimalkan pendapatan daerah, kemudian bagaimana mengalokasikan anggaran agar efektif dan efisien tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya. 

Selain itu pihaknya juga berikan pandangan terkait menggenjot promosi pariwisata yang bersifat digital. Hal tersebut dikarenakan kegiatan pariwisata di Badung merupakan leading, maka dari promosi digital ini akan di prioritaskan. ”Hampir 85% pendapatan kita di pariwisata, jadi seluruh stakeholder pariwisata kita support promosinya berbentuk digital. Kita akan ekspose semua usahawan agar dibranding sehingga akan banyak tamu berkunjung. Kemudian membenahi pajak dengan real time. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan pendapatan,” katanya. 

Selain membahas pariwisata, dalam rapat tersebut juga membahas tentang bagaimana penanganan sampah di Badung, agar Kabupaten Badung bersih sehingga pariwisata nyaman. (bgn/din)20081908

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...