Media Informasi Masyarakat

Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Atma Wedana di Griya Simpangan Manuaba, Kuwum

Badung, Bali Global News

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri upacara atma wedana lan mepandes di Griya Simpangan Manuaba Br. Nyelati, Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Selasa (18/8).

Kedatangan orang nomor satu di bumi keris ini disambut oleh Anggota DPRD Badung, I Wayan Regep, yang sekaligus menjabat sebagai Bendesa Adat Kuwum serta masyarakat setempat. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta, menyerahkan dana bantuan upacara Rp 200 juta yang bersumber dari Pemkab Badung dan Rp 10 juta dari dana pribadi.

Pemkab Badung dengan memberikan bantuan dana aci upakara sampai dana santunan kematian merupakan wujud konkret perhatiannya selaku pemimpin dalam melestarikan adat, agama dan budaya.

Bupati Giri Prasta dalam kesempatan dharma tula dengan masyarakat menyampaikan komitmennya untuk selalu hadir meringankan beban masyarakat Badung dalam setiap pelaksanaan kegiatan upacara agama. ”Kami menyadari masyarakat kita banyak menghabiskan waktu dan biaya dalam urusan adat, agama dan budaya. Oleh karena itu kami berkomitmen untuk selalu hadir meringankan beban masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan upacara yadnya baik itu utama, madya dan alit. Kita tidak ingin masyarakat kita sampai pindah agama karena hal ini,” tegasnya.

Dia menyebutkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Badung dengan memberikan bantuan dana aci upakara sampai dana santunan kematian merupakan wujud konkret perhatiannya selaku pemimpin dalam melestarikan adat, agama dan budaya. ”Kami sudah berhitung bantuan dana yang kami berikan itu sudah pasti mampu mencukupi pelaksanaan kegiatan upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat kita, baik itu dewa yadnya, manusa yadnya maupun pitra yadnya,” katanya.

Bupati Giri Prasta, menyerahkan dana bantuan upacara Rp 200 juta yang bersumber dari Pemkab Badung dan Rp 10 juta dari dana pribadi.

Sementara Prawartaka Karya Atma Wedana lan Mepandes di Griya Simpangan Manuaba, Banjar Nyelati, Ida Bagus Tirtayasa, mengatakan rangkaian upacara sudah dilaksanakan sejak Soma Umanis Tolu (3/8) yang diawali dengan upacara matur piuning dan puncak karya jatuh pada Anggara Umanis Wariga (18/8) di mana acara mepandes diikuti oleh 9 orang peserta. ”Kami selaku prawartaka karya menyampaikan terima kasih banyak ke hadapan Bapak Bupati atas segala perhatian dan support beliau pada pelaksanaan karya kami ini. Inilah wujud pemimpin yang selalu konsen meringankan beban masyarakat terlebih pada kondisi pandemi saat ini,” ucapnya. (bgn/hms)20081909

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...