Raih Opini WTP, Dua Perumda Milik Pemkab Tabanan Dinyatakan Baik dan Sehat
Tabanan, Baliglobalnews
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati I Komang Gede Sanjaya menutup tahun 2025 dengan catatan positif pada sektor badan usaha milik daerah. Dua Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemkab Tabanan dinyatakan berpredikat “Baik” dan “Sehat” seiring dengan kemajuan kinerja yang signifikan sepanjang tahun ini.
Kepala Bagian Perekonomian I Nyoman Hari Sujana menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari pembinaan intensif yang dilakukan selama tahun 2025. “Kami telah melakukan langkah-langkah pembinaan seperti monitoring, rapat koordinasi terkait evaluasi kinerja, koordinasi dan konsultasi, capacity building, serta audit kinerja rutin,” ujar Hari Sujana ketika dimintai konfirmasi pada Selasa (30/12/2025).
Menurut Hari Sujana, predikat “Baik” dan “Sehat” tersebut didasarkan pada tiga indikator utama, yakni hasil audit BPK-RI, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan BPKP-RI.
Hari Sujana menyebutkan berdasarkan hasil audit BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali, seluruh temuan terkait Perumda telah tuntas ditindaklanjuti. Selain itu, audit independen oleh KAP memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada kedua Perumda, yang juga dinyatakan profitable serta mampu memberikan dividen kepada daerah.
Sementara berdasarkan audit kinerja oleh BPKP-RI Perwakilan Provinsi Bali, kedua perusahaan plat merah tersebut meraih nilai memuaskan Perumda Sanjayaning Singasana Meraih nilai 77,85 dengan kategori “Sehat” (Nilai A), sedangkan Perumda Tirta Amertha Buana Meraih nilai 71,76 dengan kategori “Baik” dan “Sehat” (Nilai A).
Kinerja positif ini dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menggerakkan perekonomian. Perumda Sanjayaning Singasana yang bergerak di sektor pangan, sesuai arahan Bupati, diproyeksikan menjadi Offtaker pengendali pangan serta Holding Company bagi sektor bisnis lain, termasuk pariwisata. “Ke depan, kami berharap Perumda Sanjayaning Singasana dapat mengelola rice milling unit (RMU) dan pabrik pakan ternak untuk menyerap produk pertanian lokal seperti kopi, sayur, buah, daging babi, hingga telur guna mendukung industri pariwisata,” katanya.
Di sisi lain, Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan yang ditandai dengan menurunnya keluhan masyarakat dan respons perbaikan yang cepat. Kemudahan juga ditawarkan melalui sistem pembayaran digital yang bekerja sama dengan berbagai platform seperti M-banking BPD Bali, Griya Bayar BTN, gerai ritel (Alfamart/Indomaret), hingga e-wallet (Dana, Shopee, Tokopedia).
Menanggapi capaian ini, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan bahwa keberadaan Perumda harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. “Perumda harus dirasakan manfaatnya dalam menyerap produk-produk hasil UMKM, Bumdes, Kopdes, dan pelaku usaha ekonomi lainnya di desa,” katanya.
Khusus untuk layanan air minum, Bupati menekankan pentingnya pelayanan yang optimal dan higienis demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tabanan. (bgn020)25123006


