Media Informasi Masyarakat

Puluhan Anak MPK di Kota Denpasar Berjumpa Menteri PPPA RI Bintang Puspayoga, Bermain hingga Bernyanyi Bersama 

Denpasar, Baliglobalnews

Puluhan anak yang masuk dalam kategori Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Kota Denpasar berjumpa dengan Menteri PPPA RI Bintang Puspayoga, di area Nabeshima Space, Jalan Padma, Penatih, Denpasar, pada Jumat (26/1/2024) sore. Beragam aktivitas dilakukan pada perjumpaan itu, antara lain melukis, permainan berkelompok, lomba menyanyi serta lomba menjawab pertanyaan. 

Meski dengan kondisi tertentu, anak- anak tersebut begitu bersemangat terlibat dalam kegiatan itu. Wajah sumringah ditampakkan mereka tatkala berhasil menjawab pertanyaan atau bisa memenuhi tantangan untuk menyanyi di depan. Seorang di antaranya, AA, mengaku sangat senang dirinya bisa bertemu dan melakukan interaksi dengan Menteri Bintang Puspayoga dan tamu hadirin lainnya.

“Saya senang karena saya dan teman teman lainnya bisa bertemu dan bermain juga dengan Ibu Menteri. Kami bisa menyanyi juga sama sama. Seru sekali,” ungkapnya berbinar.

Menteri PPPA RI Bintang Puspayoga, mengatakan secara penuh, Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dan lembaga negara lainnya wajib dan bertanggungjawab untuk memberikan perlindungan khusus kepada anak-anak dengan kondisi tertentu. Hal ini didasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2021 tentang Perlindungan Khusus Anak yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 2021 lalu. 

“Dalam hal ini, pemerintah baik pusat maupun daerah memiliki peran penting untuk menyelenggarakan koordinasi kebijakan, program, dan layanan terhadap anak yang membutuhkan perlindungan khusus,” katanya. 

Bintang Puspayoga juga mengajak semua pihak di masyarakat agar turut serta memberikan perhatian dan ruang bagi anak-anak tersebut. Hal ini bisa menjadi support system bagi mereka agar tetap bersemangat dalam menjalani hari-harinya. 

Sementara Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Jaya Negara mengemukakan, sebagai mitra pemerintah, pihaknya berupaya untuk bersama ikut mensosialisasikan peran keluarga sebagai kunci utama dalam memberikan perlindungan terhadap anak.

“Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai peranan yang besar dalam perlindungan anak, khususnya anak dengan kondisi AMPK ini. Apabila anak dalam keluarga mendapat pengasuhan, pendidikan, kesehatan dengan baik tentunya akan terpenuhilah hak anak dan terlindung sehingga terciptalah generasi emas,” katanya.

Turut hadir Kepala Dinas P3AP2KB  Gusti Agung Sri Wetrawati, tokoh perempuan, Sjamsiah Achmad. (bgn003)24012708

Comments
Loading...