Media Informasi Masyarakat

Polres Buleleng Ungkap Kasus TPPO, Korban Dijanjikan Gaji Menggiurkan di Luar Negeri

Singaraja, Baliglobalnews

Seorang warga Buleleng menjadi korban TPPO (tindak pidana perdagangan orang), dengan dijanjikan gaji menggiurkan untuk bekerja di Turki.

Hal itu terungkap ketika Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, merilis dugaan kasus TPPO di Mapolres Buleleng pada Kamis (15/6/2023).

Menurut Kapolres, para PMI (pekerja migran Indonesia) itu dijanjikan mendapatkan pekerjaan di Luar negeri. Kasus tersebut berawal pada saat korban Kadek R (23) mencari informasi sekitar tanggal 2 Oktober 2021 untuk dapat bekerja di Turki kepada terduga pelaku KS (54) yang tinggal di Desa Tejakula, Buleleng. Saat itu terduga pelaku langsung menyampaikan dapat mencarikan pekerjaan di Turki.

“Untuk meyakinkan korban bahwa terduga pelaku dapat mencarikan pekerjaan di Negara Turki, terduga pelaku menyampaikan bahwa anaknya NW (33), yang kawin dengan warga negara Turki selaku petugas Kepolisian yang bertugas di bidang narkotika yang akan mengurus semuanya dalam pekerjaan di Negara Turki,” kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Picha Armedi, dan I Gusti Ketut Bagus Ery Prabawa selaku Analis Tenaga Kerja BP3MI Bali.

Kapolres menyebutkan dengan penyampaian terduga pelaku tersebut, korban menjadi yakin bahwa terduga pelaku dapat mencarikan pekerjaan di Turki dan pekerjaan yang dijanjikan bekerja di salah satu hotel dengan gaji per bulan Rp 7.000.000.

Untuk keberangkatan, kata Kapolres, korban mengurus paspor sendiri dan untuk visa diurus langsung oleh NW, yang tinggal di Turki dengan menggunakan visa holiday, sehingga Kadek R bersama dengan 3 orang lainnya ikut berangkat ke Turki.

Sampai di Turki, korban  menggunakan tanda izin sementara (IKAMET) yang dibuatkan terduga pelaku NW. Saat itu korban tidak dipekerjakan sesuai dengan perjanjian yang dilakukan dengan terduga pelaku, sehingga korban sering berganti-ganti profesi, karena tidak merasa aman dengan petugas Kepolisian di Turki.

Setelah hampir setahun korban tinggal di Turki, kemudian korban memutuskan untuk kembali ke Indonesia dengan meminta bantuan KBRI yang ada di Turki.

Sedangkan korban lainnya yaitu Gede A (22) bersama dengan dua korban lainnya belum berangkat sampai sekarang, tetapi para korban telah menyerahkan uang Rp 18.000.000. Para korban sempat meminta uangnya, namun tidak dikembalikan oleh terduga pelaku sampai saat ini.

Modus Operandi yang dilakukan terduga pelaku merekrut seseorang dengan janji bisa memberangkatkan dan mempekerjakan seseorang di Turki dengan gaji yang menggiurkan, dan di tempat tujuan akan disediakan tempat penampungan, penjaminan serta penyalur pekerjaan.

“Terduga pelaku disangka telah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 4 dan atau pasal 11 UU RI No. 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pasal 81 Jo pasal 69 UU RI No. 18 Tahun 2017 tentang perlindungan PMI dan pasal 378 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 600.000.000.00,” ucap Kapolres.

Sementara pihak BP3MI mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih hati-hati terhadap oknum dari agen pemberangkatan ke luar negeri, khususnya dalam menjanjikan pekerjaan.

“Ciri-ciri agen ilegal yaitu tidak memiliki izin resmi dan tidak terdaftar, memberikan visa holiday untuk dokumen keberangkatan”, tandasnya. (bgn003)23061501

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern