Media Informasi Masyarakat

Polda Bali Berhasil Gagalkan Dugaan Perencanaan Scamming, 26 WNA Segera Dideportasi

Denpasar, Baliglobalnews

Polresta Denpasar bersama Polda Bali berhasil menggagalkan tindakan WNA (warga negara asing) yang diduga berencana melakukan aksi scamming (penipuan online) di Bali, dengan target warga negara asing. Selanjutnya, terdapat 26 WNA segera dideportasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol. I Gede Adhi Mulyawarman menyampaikan penggerebekan di sebuah guest house kawasan Kuta, Badung, pada 28 April 2026 lalu, berbekal laporan dugaan penculikan atau penyekapan terhadap warga negara asing yang diterima aparat kepolisian. “Saat dilakukan penggerebekan, polisi menemukan bangunan dua lantai yang diduga telah disiapkan sebagai pusat operasi penipuan online internasional. Sejumlah kamar bahkan telah diubah menyerupai kantor operasional, serta menahan 30 orang di dalam guest house,” katanya dalam jumpa pers di Denpasar, pada Rabu (13/5/2026).

Dia merinci dari total 30 orang yang diamankan, 26 di antaranya WNA dan 4 WNI. Para WNA berasal dari 5 negara berbeda, yakni 5 warga negara Cina, 4 Taiwan, 1 Malaysia, 4 Kenya, dan 12 Filipina.

Selain mengamankan para penghuni, polisi juga menemukan berbagai barang bukti yang diduga kuat akan digunakan untuk aktivitas scamming. Di antaranya atribut FBI, bendera, perangkat komputer, keyboard, Starlink, ponsel, iPad, hingga perlengkapan komunikasi lainnya.

Tak hanya itu, kata dia, aparat juga menemukan script atau naskah latihan yang berisi skenario penipuan. Dalam naskah tersebut terdapat materi latihan terkait kasus persenjataan, narkotika, hingga bentuk kejahatan lainnya yang diduga akan digunakan untuk menipu korban di luar negeri. “Dari hasil pendalaman dan scientific crime investigation terhadap barang elektronik yang ditemukan, diketahui mereka sudah mempersiapkan rencana cukup besar. Ada training, perekrutan operator berikutnya, hingga rencana tempat penampungan lanjutan,” katanya.

Menurut dia, aktivitas tersebut masih berada dalam tahap persiapan. Namun polisi menilai jaringan itu sudah memiliki struktur dan target operasi lintas negara. “Dengan adanya tempat, jaringan elektronik, atribut, dan script latihan, kami menduga kuat ada rencana kejahatan scamming internasional yang sedang dipersiapkan,” tegasnya.

Meski demikian, belum ada titik terang mengenai unsur penculikan, penyekapan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dalam perkara ini. Sementara yang dinilai sudah jelas terungkap adalah pelanggaran keimigrasian. Sehingga, Polda Bali bersama Polresta Denpasar memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak Hubinter Polri, kepolisian negara terkait, atase kepolisian asing, hingga FBI untuk mengembangkan jaringan internasional di balik kasus tersebut, serta terus mendalami unsur-unsur dugaan berbagai tindak pidana lainnya yang terjadi dalam kasus ini.

Ditambahkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang menambahkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi Kedutaan Filipina melalui atase kepolisian terkait dugaan warga negara Filipina yang disekap di Bali. “Awalnya kami mengecek dugaan penyekapan. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mereka merupakan calon operator scam yang sedang menjalani training,” ucapnya.

Menurut Leonardo, para WNA itu diduga direkrut untuk bekerja sebagai operator penipuan online internasional. Beruntung polisi bergerak cepat sehingga aktivitas tersebut belum sempat beroperasi penuh. “Ini masih tahap persiapan tempat scamming. Jadi kami berhasil menggagalkan sebelum beroperasi,” ungkapnya.

Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Raja Ulul Azmi Syahwali mengatakan, seluruh WNA tersebut kini telah diserahkan kepada pihak imigrasi untuk proses lebih lanjut l. Mereka terancam dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi. “Kemungkinan besar terhadap 26 warga negara asing ini akan dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi,” katanya.

Dari 26 WNA yang diamankan, hanya 15 orang yang membawa paspor. Sedangkan 11 lainnya tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan. “Seluruhnya menggunakan izin tinggal kunjungan,” katanya.

Berdasarkan kewenangan imigrasi, mereka akan dikenakan Pasal 75 Undang-Undang Keimigrasian. Pasal tersebut memungkinkan imigrasi menjatuhkan tindakan administratif berupa deportasi terhadap orang asing yang diduga mengganggu keamanan dan ketertiban umum maupun melanggar peraturan perundang-undangan di Indonesia. (bgn008)26051312

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam