Media Informasi Masyarakat

Pemkab Tabanan Perkuat Budaya Membaca di Tengah Tantangan Era Digital

Singasana, Baliglobalnews

Di tengah derasnya arus digitalisasi yang kian memengaruhi pola hidup generasi muda, Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan pentingnya penguatan literasi sebagai pondasi membangun generasi unggul. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan literasi bertajuk “Literasi Cerdas Membangun Generasi Hebat Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani” yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Duta Literasi, Duta Baca, dan Duta Demokrasi, di Gedung Kesenian I Ketut Marya pada Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tabanan dan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Tabanan ini menjadi momentum penting dalam menyikapi tantangan era disrupsi, khususnya bagi generasi muda.

Bunda Literasi Kabupaten Tabanan Ny. Sanjaya yang akrab disapa Bunda Rai menyoroti perubahan signifikan perilaku anak-anak di era digital saat ini dibandingkan masa lalu. “Saat itu saya banyak bermain di luar rumah sepulang sekolah, bermain congklak dan permainan tradisional, bersosialisasi dengan teman-teman. Tapi sekarang, begitu bangun tidur atau pulang sekolah, anak-anak langsung memegang HP, bahkan kadang-kadang lupa makan. Itu fakta yang saya lihat saat ini,” katanya.

Menurut dia, kondisi tersebut menuntut peran aktif orang tua dalam melakukan pengawasan penggunaan gawai pada anak. “Kita sebagai orang tua harus lebih ketat mengawasi anak-anak dalam menggunakan HP atau smartphone. Memang kita tidak bisa menolak era digital, tapi anak-anak harus didampingi karena informasi baik dan buruk sama-sama tersebar di dalamnya,” katanya.

Dia juga mengingatkan bahaya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks yang mudah diakses oleh anak-anak. “Jangan sampai anak-anak kita mengakses dan mengkonsumsi informasi yang salah. Peran keluarga sangat penting untuk memastikan mereka mendapatkan informasi yang benar,” katanya.

Bunda Rai mengajak seluruh elemen, baik keluarga maupun sekolah, untuk kembali menghidupkan budaya membaca. “Mulai dari hal kecil, dari rumah ajak anak-anak membaca buku sederhana yang bermakna. Di sekolah, aktifkan kembali budaya membaca di perpustakaan, dan ajarkan anak-anak untuk menyaring informasi yang mereka baca,” katanya.

Sementara Duta Baca Kabupaten Tabanan I Gede Paramartha Daisuke Matzusawa menyoroti kondisi literasi nasional yang dinilai masih memprihatinkan. “Indonesia saat ini bisa dikatakan dalam kondisi darurat budaya membaca. Membaca buku fisik memberikan pemahaman utuh, sedangkan di media sosial informasi yang diterima seringkali hanya potongan-potongan yang bisa menimbulkan multitafsir hingga hoaks,” katanya.

Dia menyampaikan bahwa kehadiran duta baca di sekolah diharapkan mampu menjadi motor penggerak budaya literasi. “Agar tidak bosan, bacalah buku sesuai minat. Bahkan komik juga termasuk buku. Ketika kita membaca sesuatu yang kita sukai, maka minat membaca akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Di tingkat sekolah, salah satu Duta Baca dari SMA Negeri 1 Pupuan, I Gede Febri Hartawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan program konkret untuk meningkatkan minat baca. “Kami akan membudayakan membaca buku dan membuat resensi dalam bentuk kompetisi internal sekolah, lalu hasilnya dipresentasikan di depan teman-teman. Ini juga untuk melatih mental dan kemampuan komunikasi,” katanya.

Sementara Duta Demokrasi dari SMA Surya Wisata Tabanan Ni Kadek Ita Pratiwi menekankan pentingnya pemahaman demokrasi sejak dini. “Kami sepakat bahwa demokrasi harus dimaknai dengan prinsip jujur dan adil. Budaya literasi demokrasi harus dibangun sejak generasi muda agar ke depan menjadi pemilih yang cerdas,” ujarnya. (*/bgn003)26042004

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern