Media Informasi Masyarakat

Menuju KBMI 2, Bank BPD Bali Catatkan Kinerja Positif Triwulan I Tahun 2026

Denpasar, Baliglobalnews

Melangkah menuju KBMI 2, Bank BPD Bali mencatat kinerja positif pada triwulan I Tahun 2026 dengan capaian modal inti Rp5,7 triliun.

Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menyampaikan pencapaian kinerja positif Bank BPD Bali didorong oleh ekspansi kredit yang agresif dan berfokus pada sektor produktif, peningkatan DPK dengan CASA yang terkendali serta inovasi produk dan layanan digital. “Bank BPD Bali secara konsisten menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjaga kepercayaan publik. Ke depannya, Bank BPD Bali akan terus melakukan upaya peningkatan fundamental bisnis, sinergi yang terintegrasi di seluruh lini bisnis untuk mendorong akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan, serta memperkuat keunggulan kompetitif bank,” katanya di Denpasar pada Sabtu (11/4/2026).

Untuk menjadi KBMI 2, kata Sudharma, modal inti minimal di atas Rp6 triliun, sehingga diharapkan Bank BPD Bali pada tahun 2026 dapat naik kelas menjadi Bank dengan kategori KBMI 2 sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026. Pencapaian modal inti tersebut, ditopang oleh setoran modal dari pemegang saham yang mencapai Rp746 miliar serta dampak dari kinerja keuangan bank yang positif pada triwulan I Tahun 2026. “Kinerja positif sampai Triwulan I 2026 tercermin dari pertumbuhan aset yang mencapai Rp42,71 triliun atau tumbuh 8,23 persen secara tahunan (yoy) per Maret 2026,” katanya.

Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Bank BPD Bali mencatat penyaluran kredit Rp25,29 triliun atau tumbuh 8,66 persen secara tahunan (yoy), sedangkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp35,46 triliun atau meningkat 5,36 persen secara tahunan (yoy).

Penyaluran kredit didominasi oleh kredit UMKM mencapai 52,09 persen dari total portofolio kredit. Pencapaian ini tidak terlepas dari komitmen Bank BPD Bali dalam mendukung UMKM, yaitu melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang telah terealisasi mencapai Rp550,9 miliar dan kredit program perumahan (KPP) mencapai Rp78,41 miliar per Maret 2026.

Selain penyaluran KUR, kata dia, Bank BPD Bali juga mencatat realisasi debitur graduasi dari KUR melalui produk kredit Kusuma (Kredit Usaha untuk Sejahtera, Unggul & Maju) dengan volume Rp1,27 triliun, sehingga capaian tersebut menunjukkan program KUR semakin efektif mendorong pelaku UMKM untuk berkembang dan meningkatkan skala usahanya. “Rasio kredit bermasalah (NPL) gross terjaga pada level rendah yakni 0,84 persen.disertai coverage ratio yang kuat sebesar 454,52 persen. Kinerja tersebut mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta penguatan manajemen risiko yang konsisten,” jelasnya.

Pertumbuhan DPK ditopang oleh struktur pendanaan yang relatif efisien, tercermin dari rasio dana murah atau current account saving account (CASA) yang mencapai 66,13 persen. Hal ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus terjaga terhadap layanan Bank BPD Bali.

Selain itu, akselerasi layanan digital juga dinilai menjadi salah satu faktor yang membantu memperluas aktivitas transaksi nasabah dan mendukung pertumbuhan pendapatan berbasis komisi. Platform digital seperti BPD Bali Mobile dengan 282.677 pengguna per Maret 2026, turut
memberikan kontribusi dalam mendorong transaksi serta peningkatan fee based income 24,18 persen secara year on year (yoy), sehingga memperkuat sumber pendapatan non bunga.

Dia menjelaskan peningkatan aktivitas transaksi turut memperkuat penghimpunan dana murah berbasis rekening, sehingga mendukung efisiensi beban bunga bank. Efisiensi operasional juga tercermin dari rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang berada
di angka 60,12 persen yang menunjukkan kemampuan bank dalam mengendalikan biaya
operasional untuk menghasilkan pendapatan operasional.

Dari sisi rentabilitas, lanjutnya, Bank BPD Bali menunjukkan kinerja yang baik dilihat dari Rasio Return on Aset (ROA) sebesar 4,31 persen dan Rasio Return on Equity (ROE) sebesar 30,03 persen dan Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 71,32 persen, menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyalurkan kredit. “Melalui inovasi layanan digital, Bank BPD Bali juga melakukan penguatan aspek teknologi informasi (TI), pengelolaan keamanan siber serta data privacy yang terus ditingkatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh inovasi layanan di Bank BPD Bali memiliki tingkat keamanan yang baik, seperti pengembangan BPD Bali Mobile, QRIS Tuntas Bank BPD Bali, QRIS Mobile NFC, pengembangan KKI online payment, termasuk juga QRIS Crossborder ke berbagai negara (Thailand, Malaysia, Singapura dan Jepang). Saat ini, Bank BPD Bali juga dalam proses persiapan implementasi QRIS Crossborder Indonesia-Korea Selatan.

Konsistensi dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan kontribusi dalam mendukung peningkatan ekonomi daerah oleh Bank BPD Bali membuahkan pengakuan beberapa penghargaan di tingkat nasional sampai dengan Triwulan I tahun 2026. (bgn008)26041103

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern