Media Informasi Masyarakat

Kurang Sehari, Tim Polsek Kintamani dan Polres Bangli Ringkus Pembobol Toko Elektronik

Bangli, Baliglobalnews

Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Kintamani dan Satreskrim Polres Bangli berhasil mengungkap tindak pindana pencurian di toko elektronik Delta Penelokan, Banjar Batur Tengah, Kintamani, Bangli. Bahkan tersangka diringkus kurang dari sehari setelah laporan dari korban diterima.

Menurut Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Raka Sugita, kejadian tersebut baru diketahui Senin (3/8) pukul 08.30 yang berlanjut dilaporkan ke Polsek Kintamani. Dari keterangan korban atau pelapor, I Nyoman Windia (50) dari Batur Tengah, barang yang hilang berupa satu buah HP merek Samsung dan uang tunai Rp 3.000.000.

Kapoksek menyebutkan saat itu pukul 08.30 pelapor membuka dan masuk ke dalam toko. Dia melihat jendela toko dalam keadaan terbuka selanjutnya pelapor memeriksa seputaran toko dan mendapati laci tempat menyimpan uang terbuka. ”Setelah dicek uang kurang lebih tiga juta enam ratus ribu rupiah di dalam laci sudah tidak ada. Selain uang tunai, satu buah Hp yang sebelumnya diletakan di atas meja toko juga hilang,” kata Kapolsek didampingi Kasubag Humas Polres Bangli, Selasa (4/8).

Dari hasil penyelidikan di TKP dan keterangan para saksi, tersangka berhasil diamankan tak kurang dari sehari setelah laporan diterima. ”Ya, tersangka atas nama Fatoni Puspito (29) asal Jombang, Jawa Timur, berhasil dibekuk di tempatnya bekerja di Jalan Sentanu, No. 18 Denpasar, pukul 16.00. Barang bukti hasil curian kami amankan di kos tersangka, Jalan Gunung Andakasa, Gang Tegal Dukuh IX, Nomor 7 Denpasar. Selanjutnya tersangka  dan BB diamankan ke Polsek Kintamani,” katanya. 

Dari interogasi, kata dia, tersangka beraksi sendiri dengan mencongkel jendela toko bagian belakang. Dia sejatinya sering ke toko tersebut lantaran merupakan sales barang elektronik yang sering menawarkan barangnya ke TKP. Pasal yang disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun. ”Alasannya karena kepepet kebutuhan ekonomi. Gajinya sebagai sales kurang mencukupi,” pungkasnya. (bgn/hms)20080508

Comments
Loading...