Mangupura, Baliglobalnews
DPRD Badung menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan terhadap Rancangan KUA-PPAS Tahun 2027 di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Puspem Badung pada Kamis (6/8/2026).
Usai rapat paripurna, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyampaikan APBD 2027 sudah mencapai angka 14 triliun. “Kami menyarankan Bapak Bupati beserta jajarannya bukan semata-mata angkanya tinggi, tetapi yang paling penting adalah tetap melaksanakan prinsip kehati-hatian, kemudian penerjemahan APBD itu sesuai dengan atau menimbulkan asas manfaat bagi masyarakat,” katanya kepada sejumlah wartawan.
Dia menyebutkan seperti yang sudah dilaporkan, pendapatan asli daerah Badung semakin meningkat. “Mudah-mudahan di tahun berikutnya juga mengalami seperti itu. Yang paling penting, ini semua pendapatan kita lahir dari pariwisata. Jadi kita ketahui bersamalah, pariwisata itu rentan dengan isu, rentan dengan risiko. Kami berharap kepada seluruh masyarakat Badung, mari kita jaga ini. Begitu juga teman-teman pengusaha yang berhubungan dengan pariwisata. Mari kita jaga ini, mudah-mudahan ke depan Badung tetap kondusif, sehingga pariwisata ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama,” katanya.
Ketika ditanya apakah rancangan tersebut realistis, Anom Gumanti menyatakan dengan melihat faktor-faktor dari pendapatan, ada lonjakan atau peningkatan pendapatan di Badan Pendapatan Daerah pada triwulan ini. “Rupanya naik drastis, saya kira masih logislah. Ini kan bukan baku ya, karena semua ini adalah proyeksi. Jadi proyeksi kira-kira tahun depan seperti itu. Nah, kita ndak tahu dan dimanapun kita bekerja kan ada target. Nah inilah target yang dipasang. Nanti kita harus optimis, mudah-mudahan ini bisa tercapai. Kalau tidak misalnya, apa yang harus kita lakukan, salah satunya ya efisiensi, sehingga nanti kegiatan dan program yang menjadi prioritas atau pokok seperti pendidikan, kesehatan tidak terganggu. Astungkara nanti semuanya bisa berjalan,” tandasnya. (bgn003)26080714