Kejuaraan Tabanan Open III Dance Sport Jadi Ajang Pemanasan Porjar 2026, Diikuti 300 Atlet Se-Bali
Singasana, Baliglobalnews
Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kabupaten Tabanan resmi menggelar Kejuaraan Daerah Dance Sport bertajuk “Tabanan Open III Tahun 2026”. Kompetisi bergengsi lintas kabupaten/kota se-Bali ini diselenggarakan di GOR Debes Utara, Kabupaten Tabanan, selama dua hari, Sabtu (23/5) hingga Minggu (24/5/2026).
Ajang tahunan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama, didampingi Ketua KONI Tabanan I Made Nurbawa, serta Pembina Pengprov IODI Bali Ni Made Suparmi.
Ketua Panitia Ni Kade Ayu Budiartini menyampaikan Kejuaraan Tabanan Open III ini diikuti oleh 300 atlet yang datang dari kota/8 kabupaten seluruh Bali. Kompetisi ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni kategori Close yang mencakup 15 kategori pertandingan dan kategori Open yang mengakomodasi 65 kategori pertandingan.
Menurut Ayu Budiartini, selain menjadi program kerja berkala dari Pengkab IODI Tabanan, event skala regional ini sengaja dirancang sebagai wadah try out (uji coba) resmi bagi para atlet pelajar sebelum berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali mendatang. “Tujuan daripada dilaksanakannya Tabanan Open III ini merupakan ajang try out bagi atlet IODI Bali dalam menyongsong Porjar Provinsi Bali tahun 2026 yang akan diselenggarakan bulan Juni mendatang,” ujarnya.
Sementara dukungan penuh mengalir dari Pemkab Tabanan melalui Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama, memberikan apresiasi tertinggi kepada jajaran pengurus IODI Tabanan yang konsisten menunjukkan tren prestasi yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. “Perkembangan dance sport di Kabupaten Tabanan luar biasa. Dari yang awalnya hanya mendulang 2 medali emas, terus merangkak naik hingga terakhir kita berhasil mengamankan 10 medali emas. Ini prestasi yang membanggakan,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata terhadap prestasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui sinergi bersama KONI Tabanan resmi mengalokasikan anggaran pembinaan bagi IODI Tabanan Rp30.500.000 untuk tahun ini.
Darma Utama menyatakan kejuaraan ini bukan sekadar panggung berburu gelar juara, melainkan ruang kolaborasi dan latihan bersama demi mengibarkan panji-panji olahraga Bali di tingkat nasional. Terlebih, cabang olahraga (cabor) dance sport dipastikan akan memperebutkan banyak medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) masa depan. “Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar selalu menjunjung tinggi sportivitas. Menang adalah kebanggaan, namun sikap rendah hati dan semangat pantang menyerah adalah nilai yang jauh lebih mulia,” katanya.
Sementara Pembina Pengprov IODI Bali Ni Made Suparmi membawa kabar baik dari hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IODI terbaru. Dia memastikan cabor dance sport telah sah diketok palu untuk resmi dipertandingkan pada PON XXII di NTB dan NTT 2028 mendatang dengan target perebutan 25 kategori medali. “Ini kesempatan yang luar biasa buat anak-anak semua, sehingga lebih banyak lagi medali yang bisa diperebutkan. Prosedur ini akan kita kawal ketat agar prestasi cabor kita semakin gemilang di ajang nasional maupun internasional,” tegasnya.
Sebagai langkah strategis jangka pendek, kata dia, IODI Bali kini tengah bersiap menghadapi Kejurnas pada 15 Agustus 2026 sebagai jalur kualifikasi menuju pra-PON. Pengprov IODI Bali pun meminta komitmen penuh dari KONI dan pengurus kabupaten untuk menyokong penuh keberangkatan tim secara maksimal. “Bagi atlet yang belum beruntung hari ini, harus berlatih lebih giat lagi. Proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Kalian harus berusaha maksimal karena IODI Tabanan sudah terbukti mencetak atlet PON berprestasi dunia,” pungkasnya. (bgn020)226052406