Dies Natalis UNR Ke-47 Bertekad Satukan Semangat Wujudkan SDM Unggul
Denpasar, Baliglobalnews
Kegiatan Dies Natalis Universitas Ngurah Rai (UNR) di bawah naungan Yayasan Jagadhita Denpasar, Bali, yang saat ini berusia ke-47 tahun, bertekad menyatukan semangat dalam langkah kebersamaan, guna mewujudkan sumber daya manusia unggul.
Rektor UNR Ni Putu Tirka Widanti menyampaikan momen ini diperingati secara sederhana dan penuh kekeluargaan di Auditorium UNR. “Acara Dies Natalis hari ini, mengusung tema sinergi 47 satukan semangat dalam langkah kebersamaan, menjadi momentum bagi UNR untuk terus berinovasi dan menjalin kolaborasi tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga di tingkat global,” katanya di Denpasar pada Minggu (24/5/2026).
Dalam perjalanannya, perguruan tinggi swasta (PTS) tertua kedua di Bali ini sudah banyak melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang sangat mumpuni. Para alumni UNR banyak berkontribusi terhadap pembangunan di daerah dan negara. Di sisi lain, pencapaian signifikan diraih oleh sembilan program studi UNR, yaitu beberapa di antaranya sudah terakreditasi unggul. “Para alumni UNR yang telah berkontribusi terhadap pembangunan negara di antaranya ada AA Gede Ngurah Puspayoga, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti. Selain itu, ada banyak pula yang memegang posisi strategis di birokrat pusat, daerah, legislatif, penegak hukum, hingga pengusaha,” katanya.
Tirka Widanti mengatakan salah satu kunci mempertahankan eksistensi adalah menjaga kepercayaan publik melalui berbagai penguatan eksternal dan internal. Dari sisi eksternal, kolaborasi dengan berbagai pihak terus dibuka. Sedangkan internal dengan meningkatkan mutu mencakup kualifikasi dosen, sarana prasarana dan menyiapkan program studi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua Yayasan Jagadhita Anak Agung Gede Raka mengulas secara singkat perjalanan UNR. Tepat pada 23 Mei 1979, enam pendiri utama sepakat mendirikan UNR di bawah payung Yayasan Jagadhita Denpasar. Pria yang akrab disapa Gung Raka itu menyebutkan enam sekawan itu merupakan sarjana lulusan perguruan tinggi luar Bali. “Kami dulu sepakat mendirikan sebuah universitas untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi warga Bali, dengan biaya terjangkau biar enggak jauh-jauh kuliah sampai ke Jawa. Kami hanya bermodal semangat,” katanya.
Pihaknya mengaku sangat bersyukur karena masih bertahan di usia hampir setengah abad. Ia meminta kepada seluruh sivitas akademika, agar senantiasa meneladani semangat Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai.
Dia berharap dalam menerapkan tri dharma perguruan tinggi, UNR mampu melahirkan program studi yang relevan dengan tuntutan zaman saat ini serta memperkuat kolaborasi riset di tingkat nasional maupun global, sehingga berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. “Begitu juga dalam pengabdian kepada masyarakat, diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya. (bgn008)26052405