Media Informasi Masyarakat

Kasus Landak, Hakim Denpasar Nyatakan Nyoman Sukena Bebas demi Hukum

Denpasar, Baliglobalnews

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menyatakan I Nyoman Sukena (39), warga Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal, Badung, bebas dari hukuman, terkait kepemilikan empat ekor landak Jawa (Hystrix Javanica).

“Membebaskan terdakwa dari dakwaan tunggal dan dan menyatakan terdakwa bisa dikeluarkan dari tahanan dan hak-hak terdakwa dalam hal kemampuan, kedudukan, serta harkat dan martabatnya dipulihkan,” kata Ketua Majelis Hakim Ida Bagus Bamadewa Patiputra, didampingi Hakim Anggota Gede Putra Astawa dan Anak Agung Made Aripathi Nawaksara, dalam sidang pada Kamis (19/9/2024).

Dalam amar putusan hakim, juga menyatakan barang bukti berupa 4 ekor Landak Jawa yang masih hidup, agar dirampas untuk negara dan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali. Dan, nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya atau ditempatkan di bawah pengawasan BKSDA guna memastikan perlindungan dan perkembangan populasinya.

“Membebankan biaya perkara kepada negara, sehingga terdakwa sepenuhnya dibebaskan dari segala tuntutan dan tidak ada kewajiban finansial yang harus dipenuhi,” katanya.

Usai sidang, Sukena langsung bersujud syukur, dan berterima kasih kepada hakim dan masyarakat yang mendukungnya selama persidangan.

Penasihat hukum Sukena, Gede Pasek Suardika (GPS), menyampaikan apresiasinya terhadap keputusan Majelis Hakim dan berharap kasus ini menjadi contoh penting dari pendekatan restorative justice, di mana penegak hukum perlu lebih bijaksana dalam menangani kasus-kasus yang seharusnya dapat diselesaikan dengan cara lain selain proses pidana. “Ini pelajaran untuk penegak hukum. Dari pertimbangan hakim kan lebih banyak pelajaran untuk penegak hukumnya agar punya hati nurani dan bisa membedakan kasus-kasus mana yang harus ke pengadilan,” katanya.

Sebelumnya, kasus ini berawal dari ketidaktahuan Sukena bahwa landak Jawa adalah satwa yang dilindungi. Sukena memperoleh dua ekor landak dari mendiang mertua kakaknya dan memeliharanya tanpa menyadari bahwa hewan tersebut termasuk dalam satwa yang dilindungi.

Keterangan saksi ahli dari BKSDA Bali, Suhendarto, menguatkan bahwa tidak ada pengetahuan mengenai keberadaan landak di Desa Bongkasa Pertiwi. Suhendarto menyatakan bahwa dia sendiri tidak mengetahui adanya populasi landak di desa tersebut. Bahkan, binatang yang tergolong mamalia ini telah menjadi hama di daerah tersebut, karena sering memakan bibit kelapa yang ditanam masyarakat. Oleh karena itu, tidak ada sosialisasi terkait perlindungan satwa dilindungi di desa tersebut.

Selain itu, keterangan saksi-saksi lain dalam persidangan menunjukkan bahwa masyarakat setempat tidak memiliki informasi yang cukup mengenai regulasi perlindungan satwa dilindungi. Mereka menyatakan bahwa Sukena dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak berniat melanggar hukum. Saksi juga menegaskan bahwa Sukena tidak berniat untuk memperniagakan atau mengeksploitasi satwa dilindungi, melainkan hanya memelihara landak sebagai hewan peliharaan.

Majelis Hakim menilai bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam tindakan Sukena untuk memelihara, menangkap, atau memperniagakan satwa dilindungi tersebut. Hakim menegaskan bahwa tidak ada upaya eksploitasi atau keuntungan pribadi dari Sukena terkait satwa yang dipeliharanya. (bgn008)24091909

Comments
Loading...
dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri