Media Informasi Masyarakat

DPRD Bali Siap Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Denpasar, Baliglobalnews

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali siap memperjuangkan aspirasi mahasiswa dari Aliansi Bali Tidak Diam,ke pemerintah pusat, terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran.

Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakil Ketua III Komang Nova Sewi Putra, Ketua Komisi IIII Nyoman Suyasa dan Ketua Komisi IV Nyoman Suwirta, Plt Sekwan I Gusti Ngurah Wiryanata, saat menerima ratusan mahasiswa, pada Senin (17/2/2025) berjanji akan menindaklanjuti dalam bentuk surat resmi kepada Presiden RI melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Aspirasi mahasiswa terkait penolakan terhadap pemangkasan anggaran pendidikan yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, segera kami tindaklanjuti,” kata Dewa Made Mahayadnya kepada ratusan mahasiswa di Wantilan DPRD Bali.

Dia mengatakan DPRD Bali juga menolak liberalisasi pendidikan. Dan, setuju pendidikan harus tetap menjadi prioritas dalam kebijakan nasional. “Tanggal 20 Februari ini, Gubernur definitif akan dilantik. Dan, 4 Maret akan Sidang Paripurna Istimewa mendengarkan pidato pertama Gubernur pilihan rakyat Bali. Setelah itu, kami akan membahas isi Inpres itu. Jadi, saya minta perwakilan mahasiswa juga bersurat secara resmi,” tegasnya.

Dia menegaskan hingga pertengahan Februari 2025, APBD Provinsi Bali belum ada pemotongan atau efisiensi anggaran. Pasalnya, APBD Provinsi Bali masih berada dalam tahap anggaran induk tahun 2025, yang telah disetujui melalui Sidang Paripurna DPRD Bali pada November 2024 lalu.

Sementara Wakil Ketua III DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra juga menyatakan siap mendukung aspirasi mahasiswa, karena anggaran pendidikan tidak boleh dikurangi. “Kami mendukung tuntutan ini, dan juga menolak sektor pendidikan dijadikan sebagai alat politik,” katanya.

Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud), I Ketut Indra Adiyasa menilai pemangkasan anggaran pendidikan akan berdampak kepada pemotongan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), pengurangan dana perkuliahan di perguruan tinggi, serta pembatasan program kerja organisasi mahasiswa oleh rektorat. “Apabila kita lihat skemanya, mungkin ada pemotongan anggaran KIPK untuk dana perguruan tinggi, sehingga ini menjadi fokus kita. Dan, jika Inpres ini disahkan tentu akan langsung berdampak ke semuanya,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, mahasiswa menuntut pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan efisiensi anggaran ini, serta memastikan pendidikan serta kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan negara.

Para mahasiswa berharap DPRD Bali dapat meneruskan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat serta memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak mengorbankan sektor pendidikan.

Ketua Komisi III DPRD Bali I Nyoman Suyasa menambahkan, memang ada rekonstruksi pemangkasan anggaran di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang semula Rp57 triliun menjadi Rp22,5 triliun. Demikian, juga anggaran di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dari Rp33,5 triliun dipangkas menjadi Rp25,5 triliun. “Pemangkasan ini dilakukan berdasarkan evaluasi yang dilaporkan berbagai kementerian kepada Menteri Keuangan, sebelum akhirnya ditetapkan dalam kebijakan efisiensi anggaran. Seperti, program-program yang tidak produktif yang tidak ada hubungannya dengan peningkatan SDM, peningkatan kualitas pendidikan akan dipangkas. Seperti contohnya ATK, perjalanan dinas, pengadaan kantor, pengadaan kendaraan, jasa konsultan,” jelasnya.

Pihaknya meyakini, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), beasiswa KIP dan KIP-K, serta beasiswa afirmasi dan dosen tidak dipangkas, meski ada kebijakan efisiensi. (bgn008)25021716

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern