Media Informasi Masyarakat

DP2KBP3A Badung Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Perempuan di Bidang Politik

Mangupura, Baliglobalnews

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung bersama Gatriwara Badung menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Perempuan di Bidang Politik di Ruang Pertemuan Gedung DPRD Kabupaten Badung, Senin (19/9/2022).

Workshop yang dibuka Kadis P2KBP3A Badung, I Nyoman Gunarta turut dihadiri Ketua Gatriwara Ny. Parwata beserta jajaran, narasumber dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Provinsi Bali, Anak Agung Rai Kartini, Perwakilan Badan KesbangPol Badung I Ketut Rimbawan, LSM Bali Sruti I Gusti Ayu Diah Yuniti dan para peserta yang berjumlah 62 orang.

Ny. Parwata menyampaikan sebagaimana yang tertuang dalam program kerja untuk membangun percepatan dalam upaya mensejahterakan anggota, keluarga dan masyarakat, Gatriwara juga mendorong kaum perempuan secara umum dan anggota Gatriwara pada khususnya, untuk terus berkiprah dan berkarya dalam memberdayakan dirinya, mampu mandiri secara ekonomi dan berperan lebih luas untuk turut serta bersinergi dengan program pembangunan di Kabupaten Badung.

“Organisasi Gatriwara juga terus meningkatkan kualitas anggotanya sehingga mampu bersaing secara terbuka dan mampu berkiprah secara aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran, gagasan serta pandangan terhadap program kerja Gatriwara,” ujarnya.

Dia menyebutkan para kader potensial perempuan partai politik, pengurus dan anggota Gatriwara di Kabupaten Badung untuk bersama-sama berupaya meningkatkan kapasitas sebagai perempuan di bidang politik, sehingga mampu bekerja secara profesional dalam menjalankan program kerja yang terintegrasi.

Sementara I Nyoman Gunarta mengatakan pelaksanaan demokrasi merupakan bagian dari perkembangan pemikiran dari masyarakat dalam proses politik dan diharapkan akan dapat berjalan dengan baik. Kondisi politik yang stabil saat ini merupakan bagian kesadaran organisasi politik dan masyarakat yang sejalan. secara umum pemerintah daerah mempunyai kewenangan dalam bidang politik untuk membina masyarakat dan menciptakan situasi dan kondisi politik yang lebih baik. Kehadiran perempuan di ruang politik semakin mendapat tempat, dalam konstitusi sudah diatur mengenai kesetaraan antara perempuan dan laki-laki. tidak ada perbedaan dimata hukum dan pemerintahan, akan tetapi secara realita politik bagi perempuan masih sulit untuk memenuhi kuota 30% perempuan.

Saat ini, kata dia, di Kabupaten Badung jumlah perempuan yang menduduki legislatif 22,5% dari seluruh anggota legislatif. berdasarkan hasil survei BPS tahun 2021 di Kabupaten Badung, angka indeks pemberdayaan gender di Kabupaten Badung 76,99%. Keadaan ini menggambarkan tiga indikator partisipasi/keterlibatan perempuan yang masih perlu ditingkatkan untuk menggerakkan roda pembangunan kabupaten badung.

“Melalui kegiatan ini, kami menaruh harapan agar masyarakat khususnya kaum perempuan memiliki kecerdasan politik, tidak hanya menjadi objek dalam pesta demokrasi, namun menjadi subjek yang kritis dalam menentukan pilihan politik, sekaligus menjadi pendorong pendewasaan politik untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, bukan kepentingan perorangan atau kelompok,” katanya.

Kabid Pemberdayaan dan Pengarusutamaan DP2KBP3A Badung, I Nyoman Subratha, melaporkan tujuan workshop ini adalah untuk meningkatkan potensi diri dan wawasan tentang kemampuan politik pada perempuan dan organisasi perempuan di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan sasaran peserta terdiri dari organisasi Gatriwara dan kader potensial perempuan partai politik di Kabupaten Badung, yang jumlahnya 62 orang dengan pelaksanaan selama satu hari. (bgn003)22091919

Comments
Loading...