Diterjang Angin Kencang, Bale Gong Senilai Rp600 Juta di Pura Puseh Dasar Senganan Roboh
Tabanan, Baliglobalnews
Cuaca ekstrem kembali memicu kerusakan infrastruktur tempat suci di Kabupaten Tabanan. Bangunan bale gong di Pura Puseh Dasar, Banjar Dinas Senganan Kangin, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, roboh total akibat hantaman angin kencang pada Jumat (23/1/2026) siang.
Kapolsek Penebel AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa mengatakan insiden tersebut terjadi sekira pukul 13.30 Wita di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. “Kami telah menerima laporan dan melakukan pengecekan ke lokasi. Bangunan bale gong roboh diduga kuat akibat angin kencang yang terjadi belakangan ini,” ujar AKP Murdiasa ketika dimintai konfirmasi pada Sabtu (24/1/2026).

AKP Murdiasa menyampaikan berdasarkan data yang diterima, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi I Putu Wina Adi Saputra (20), yang saat itu sedang duduk di sebuah warung di depan pura. Saksi terkejut saat mendengar suara gemuruh keras yang berasal dari dalam area Pura Puseh Dasar. “Saksi kemudian langsung mengecek ke dalam pura dan mendapati bangunan bale gong sudah dalam kondisi roboh,” katanya.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Bendesa Adat Senganan I Nyoman Nasta (65) dan selanjutnya melaporkan insiden itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Senganan dan Polsek Penebel.
Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini mengingat saat kejadian area pura sedang sepi aktivitas. Namun, dampak kerusakan fisik bangunan sangat signifikan. “Kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp600 juta. Personel kami sudah mendatangi TKP untuk pengumpulan bahan keterangan dan dokumentasi,” katanya.
Hingga saat ini, krama adat setempat masih melakukan koordinasi terkait penanganan material bangunan yang roboh. Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang dan hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Penebel dan sekitarnya. (bgn020)26012408




