Soroti Kasus Amuk Massa di Juwuk Legi, Ketua DPRD Tabanan Minta Penegak Hukum Lihat Peristiwa Secara Jernih

Singasana, Baliglobalnews

Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa meminta semua pihak, khususnya aparat penegak hukum, untuk melihat dan menyelesaikan kasus pengeroyokan terduga pelaku pencurian ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti secara jernih dan objektif.

Arnawa menilai insiden yang melibatkan lima warga setempat hingga ditetapkan sebagai tersangka tersebut merupakan akumulasi dari kejenuhan dan kekesalan warga atas maraknya aksi pencurian yang terjadi berulang kali selama ini. “Kejadian ini memang tidak baik, namun peristiwa ini bisa terjadi tentunya ada dasarnya, di mana masyarakat Juwuk Legi sudah sering menjadi korban pencurian sejak dulu,” ujar Nyoman Arnawa pada Kamis (30/7/2026).

Arnawa memaparkan bahwa berdasarkan keterangan dari warga serta perangkat Banjar Dinas Juwuk Legi, terduga pelaku pencurian yang meninggal (KD) diketahui sudah pernah beberapa kali tepergok melancarkan aksi serupa di wilayah tersebut. Bahkan dalam insiden sebelumnya, terduga pelaku disebut sempat melakukan pengancaman hingga berhasil meloloskan diri.

Kondisi inilah yang memicu kesepakatan adat di tengah warga untuk memberikan efek jera melalui penanda darurat berupa kulkul bulus (tabuhan kentongan) saat pelaku kembali tepergok. “Kesepakatan kulkul bulus ini merupakan salah satu bentuk kesepakatan hukum adat yang masih hidup dalam masyarakat Bali dan masih dipakai sampai saat ini,” katanya.

Atas dasar latar belakang tersebut, Arnawa berharap aparat penegak hukum dapat memroses perkara ini secara proporsional demi menghadirkan rasa keadilan yang seimbang bagi semua pihak. Pihaknya juga mendorong agar kelima warga Juwuk Legi yang saat ini sedang menjalani proses hukum di Mapolres Tabanan mendapat kemudahan serta keringanan hukuman. “Kami berharap kepada semua pihak bisa memberikan jalan yang terbaik, khususnya kepada para korban pencurian yang saat ini menjadi tersangka, bisa diberikan kemudahan dalam menjalani proses hukum, karena mereka juga korban yang sedang membela haknya,” katanya.

Meski demikian, pimpinan legislatif Tabanan ini tetap menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban dalam insiden tersebut. Dia mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali, baik di wilayah Kabupaten Tabanan maupun daerah lainnya di Bali. (bgn020)26073010

ketuadprdtabanan
Comments (0)
Add Comment