Singasana, Baliglobalnews
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan. Sepeda motor Honda Vario tercebur dari atas Jembatan Tukad Gelagah, Banjar Gelagah, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, akibat mengalami rem blong pada Jumat (30/10/2026). Insiden tersebut mengakibatkan Ni Nyoman Atmika Wati (51) tewas di dasar sungai.
Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma mengatakan kecelakaan tunggal tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario warna hitam berpelat nomor DK 4946 GAI yang lepas kendali saat melintasi turunan dan area jembatan. “Kecelakaan terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 12.00 Wita. Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujarnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, dia menyampaikan kendaraan tersebut dikendarai oleh Ni Wayan Surini (54) warga setempat, yang membonceng rekannya, Ni Nyoman Atmika Wati. Keduanya melaju dari arah timur ke barat, yaitu dari rute Banjar Gelagah menuju Banjar Legung, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan.
Setibanya di area jembatan, Surini mendadak hilang kendali atas laju kendaraannya lantaran fungsi pengereman sepeda motor tidak bekerja alias blong. Kondisi jalan yang tidak terkendali membuat kendaraan menghantam tembok pembatas jembatan di sebelah kiri jalan.
Dahsyatnya benturan membuat pengendara Surini, terlempar dan jatuh di pinggir jembatan. Apes, sepeda motor beserta rekannya yang berada dibonceng, Atmika Wati, justru terperosok dan jatuh ke dasar sungai di bawah jembatan. “Nyawa Ni Nyoman Atmika Wati tidak terselamatkan akibat benturan keras saat jatuh ke sungai. Korban yang dibonceng meninggal dunia di lokasi kejadian, tepatnya di aliran Tukad Gelagah,” katanya.
Sementara Surini mengalami sejumlah luka pada tangan kiri, kedua kaki, serta bagian perut. Korban selamat saat ini tengah mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit.
Sudarma menyebutkan proses evakuasi jenazah korban maupun bangkai kendaraan dari dasar sungai yang cukup curam dilakukan secara gotong-royong menerjunkan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan bersama jajaran Polsek Marga dan warga setempat.
Jasad korban meninggal dunia telah dievakuasi dari dasar sungai dan diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga duka. “Atas kejadian ini, pihak kepolisian memastikan tidak ada proses hukum lanjutan. Pihak keluarga korban telah menerima insiden maut tersebut secara ikhlas sebagai musibah murni,” pungkasnya. (bgn020)26103013