Tabanan, Baliglobalnews
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara daring pada Rabu (5/3/2025). Forum ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital di desa serta meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo I Made Sumerta Yasa dan dihadiri oleh OPD terkait, seperti Bappeda, Inspektorat, Brida, Bakeuda, DPMD, serta para camat dan perbekel se-Kabupaten Tabanan.
Kadis Kominfo Sumerta Yasa menekankan pentingnya pemerataan akses digital di desa guna mendukung keterbukaan informasi, pelayanan publik, dan pembangunan berbasis data. “Kami menilai pentingnya pemerataan akses digital di desa guna mendukung keterbukaan informasi, pelayanan publik, dan pembangunan berbasis data,” ujarnya.
Sementara Sekretaris Diskominfo I Gusti Putu Winiantara dalam pemaparannya mengenai Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Diskominfo 2026, menjelaskan beberapa langkah strategis. Di antaranya adalah pengembangan website media center dan Website Data Desa Presisi, evaluasi penghentian layanan internet gratis Bali Smart Island (BSI), serta rencana penyediaan dua titik akses internet gratis di setiap desa dinas, termasuk di Puskesmas dan objek wisata. “Kami juga berencana memasang jaringan fiber optic di kantor dinas baru dan 200 titik CCTV di desa untuk meningkatkan keamanan fasilitas umum,” katanya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Beberapa peserta menyampaikan kendala terkait OpenSID, peran walidata, serta permasalahan teknis dalam infrastruktur digital desa. Forum ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital dan transparansi pemerintahan di Kabupaten Tabanan. (*/bgn020)25030609