Diduga Tak Paham Medan, Seorang Pengendara Motor Terperosok ke Bawah Jembatan di Kecamatan Selemadeg

Singasana, Baliglobalnews

Kecelakaan lalu-lintas tunggal terjadi di jalur Antap Kaja, Bajera, tepatnya di bawah Jembatan Pangkung Berembeng, Banjar Dinas Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, pada Senin (23/3/2026) pagi. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh ke dasar sungai sedalam 6 meter setelah kehilangan kendali atas kendaraannya.

Kasi Humas Polres Tabanan AKP Gusti Made Berata menyampaikan kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 2815 FDD ini dilaporkan terjadi sekira pukul 07.10 Wita.

AKP Berata menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan bermula saat pengendara Honda Vario, Ahmad Sandi Wardana (27), asal Bondowoso, Jawa Timur, melaju dari arah selatan menuju ke utara. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan medan tikungan, korban diduga kurang memahami jalur yang dilalui. Kondisi ini diperparah dengan minimnya lampu penerangan jalan di sekitar TKP.

“Diduga pengendara kurang mengetahui medan atau jalur yang dilalui. Saat di tikungan, korban berkendara terlalu ke kanan hingga melewati bahu jalan dan akhirnya terjatuh ke bawah jembatan sebelah utara aliran air sungai dengan kedalaman sekitar 6 meter,” ujarnya.

Akibat terjatuh ke dasar sungai, Ahmad Sandi mengalami luka-luka serius. Korban ditemukan dalam kondisi penurunan kesadaran dengan sejumlah luka lecet di dagu kiri dan siku tangan kiri.

Selain itu, kata dia, korban menderita luka robek pada tumit serta lutut kaki kanan, dan diduga mengalami patah tulang pada kaki kiri serta tangan kiri. “Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Selemadeg sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Tabanan untuk penanganan lebih intensif,” katanya.

AKP Berata menyampaikan pihak Kepolisian Polsek Selemadeg telah mengambil tindakan dengan mendatangi TKP, mencatat keterangan saksi-saksi di lokasi, serta mengevakuasi kendaraan motor yang mengalami kerusakan materil ditaksir mencapai Rp5 juta.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian karena kondisinya yang belum merespons atau belum sadar sepenuhnya. “Kami mengimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada, terutama saat melintasi jalur yang minim penerangan dan memiliki tikungan tajam,” pungkasnya. (bgn020)26032303

lakalantas
Comments (0)
Add Comment