Tabanan, Baliglobalnews
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya berharap rencana pembangunan pabrik rice milling unit (RMU) atau penggiling padi dan pabrik pakan ternak dapat segera terealisasi di Kabupaten Tabanan. Hal ini diungkapkannya usai rapat paripurna terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKJ) Bupati TA 2024 pada Kamis (13/3/2025).
“Itulah yang menjadi roh sektor pertanian Tabanan, hilirisasi,” ujar Bupati Sanjaya saat ditemui usai rapat paripurna.
Bupati Sanjaya mengakui sempat khawatir rencana tersebut akan dilupakan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan agar rencana tersebut dapat segera terealisasi demi kemajuan Tabanan. “Mungkin Pak Gubernur lupa ya penegasannya. Pak Gubernur janji akan merealisasikan dua hal sangat penting untuk Tabanan, RMU dan pabrik pakan ternak,” jelasnya.
Bupati Sanjaya menambahkan bahwa dua pabrik yang dibangun bakal lebih besar dibanding yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Walaupun belum pernah kesana, namun pihaknya melalui Sekretaris Daerah (Sekda) bersama jajarannya telah melakukan riset studi banding ke Banyuwangi. Dia optimis dengan pabrik yang besar nanti di Tabanan dapat menjangkau kebutuhan Bali hingga ke Bali Timur. “Kalau itu terbangun, keren Tabanan. Mudah-mudahan tahun 2026,” katanya.
Terkait lokasi dan anggaran, Sanjaya menyampaikan bahwa kedua pabrik tersebut akan dibangun di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan. Lahan seluas 8 hektare telah disiapkan, yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Bali dan rencananya akan dihibahkan ke Kabupaten Tabanan. Anggaran yang disiapkan diperkirakan di bawah Rp100 miliar. “Mudah-mudahan bersamaan. Dibangunnya tanahnya udah ada 8 hektare. Di Timpag,” ujarnya.
Mengenai anggaran, Gubernur Bali Wayan Koster akan mengkaji terlebih dahulu. Namun pasti, area pabrik dan luas tanah telah dipastikan berada di wilayah Kecamatan Kerambitan. (bgn020)25031312