Pelatih dan Pemain Harapkan Soekarno Cup Gulirkan Kompetisi Usia Muda
Gianyar, Baliglobalnews
Para pelatih dan pemain berharap penyelenggaran Liga Kampung Soekarno CUp gulirkan kompetisi usia muda (U-17).
“Kami berharap event ini rutin bergulir dan menambah kategori pertandingan anak-anak usia 10, U-14, maupun U-15. Harapan itu disampaikan pelatih dan pemain dari Banteng Jawa barat dan Banteng Sulawesi Selatan,” kata Pelatih Kepala Banteng Jawa barat (Jabar), Budiyanto, pada Selasa (9/12/2025).
Dia mengatakan Liga Kampung Soekarno Cup oleh DPP PDI Perjuangan merupakan suatu terobosan yang sangat penting dalam dunia sepakbola di Indonesia. Apalagi, katanya, Liga Soekarno Cup tersebut masuk level nasional. “Kita harapkan ada jenjang di bawahnya juga, misalnya jenjang U-14 atau U-15 sebagai persiapan di jenjang U-17,” ujarnya.
Budiyanto menyampaikan pemain di usia 17 tahun merupakan masa-masa emasnya. Harus ada kompetisi sebagai wadah bagi pemain. Di usia ini mereka berprestasi lompatan untuk melangkah ke pemain profesional sebagai pemain di Liga.
Bergulirnya Liga Kampung Soekarno Cup ini, kata dia, sebagai motivasi pemain-pemain yang sebelumnya belum bisa mengikuti kompetisi-kompetisi berskala nasional seperti piala suratin maupun kompetensi lainya. “Liga Soekarno Cup bisa menjadi motivasi pemain. Dengan diberikan kesempatan dan juga ikut kompetisi berskala nasional,karena tidak semua anak-anak usai dini bisa ikut berlaga di kompetisi nasional. Liga kampung Soekarno cup mengoptimalkan pemain-pemain usia dini yang tidak bisa ikut di piala Soeratin misalnya atau kompetisi-kompetisi nasional lainya,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan pelatih Kepala Banteng Sulawesi Selatan (Sulsel), Anugrah Agung Rosiam yang mengapresiasi digelarnya liga kampung Soekarno Cup ini.
Dikatakan, Liga untuk anak-anak usia U-17 sangat diperlukan untuk kemajuan sepakbola Indonesia karena melalui kompetisi-kompetisi, menjadi pemain anak-anak usia dini bisa terasah. “Semoga tahun – tahun kedepan tidak saja untuk U-17, namun juga ada jenjang usia dibawahnya,” ujarnya.
Sedangkan pemain sekaligus kapten Tim banteng Jabar Kartika Seleksen, dan kapten Tim Banteng Sulsel, Wahyu juga memiliki harapan yang sama. Mereka pun sangat berharap Liga Kampung Soekarno Cup tiap tahun selalu diadakan.
Selain itu, ke depannya Liga Kampung Soekarno Cup tidak saja fokus terhadap pemain usia 17, namun digulirkan juga liga usia dini lainya. “Harapan kami sebagai pemain bola ada jenjang kompetisi,sehingga ada jenjang yang pasti terhadap pembinaan sepakbola, kami bangga bisa ikut kompetisi ini,” ujarnya. (bgn008)25120920