Wawali Arya Wibawa Buka Rakercab dan Forbis Hipmi Denpasar, Dorong Kreativitas Generasi Muda untuk Denpasar Maju
Denpasar, Baliglobalnews
Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Forum Bisnis (Forbis) BPC Hipmi Denpasar Tahun 2026 yang mengusung tema “ENERGIC Mindset, Stronger Impact for Denpasar”, di Graha Sewakadarma, Lumintang, Denpasar, pada Rabu (13/5/2026). Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong dan menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk memperkuat semangat inovasi, kreativitas, dan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar yang semakin maju dan berdaya saing.
Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan berbagai capaian pembangunan Kota Denpasar sekaligus tantangan yang saat ini dihadapi bersama. Dengan jumlah penduduk mencapai 762,51 ribu jiwa yang tersebar di empat kecamatan, 27 desa, 16 kelurahan, 35 desa adat, dan 360 banjar adat, Kota Denpasar terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut terlihat dari indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 85,63, pertumbuhan ekonomi 6,11 persen, persentase penduduk miskin turun menjadi 2,16 persen, tingkat pengangguran terbuka 1,41 persen, serta inflasi yang tetap terjaga pada angka 3,45 persen.
“Visi pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju diwujudkan melalui berbagai program pengembangan kreativitas generasi muda. Pemerintah Kota Denpasar telah menghadirkan ruang kreatif seperti Dharma Negara Alaya dan Graha Yowana Suci sebagai wadah inkubator bisnis dan pengembangan ekonomi kreatif,” katanya.
Selain itu, kata dia, berbagai even kreatif seperti D’Youth Festival, Denpasar Festival, hingga program BKRAF Academy terus digelar untuk meningkatkan partisipasi anak muda dan memperkuat kolaborasi bersama stakeholder.
Arya Wibawa menegaskan bahwa generasi muda merupakan modal dasar yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Menurut dia, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, namun juga pada kualitas sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan memiliki semangat kolaborasi yang kuat. Oleh karena itu, generasi muda harus diberikan ruang untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dia menyampaikan kreativitas menjadi potensi utama dalam menggerakkan pembangunan, khususnya di Kota Denpasar yang terus berkembang sebagai kota kreatif berbasis budaya. “Mari bersama-sama bersinergi untuk mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya menuju Denpasar Maju, yakni Denpasar yang Makmur, Aman, Jujur, dan Unggul,” ujarnya.
Sementara Ketua Umum BPC Hipmi Denpasar I Wayan Putu Wawan Widiana mengatakan Rakercab dan Forbis bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum untuk menentukan arah kerja, menyatukan visi, dan menyusun program yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi anggota maupun masyarakat Kota Denpasar. Menurut dia, semangat program kerja ENERGIC dirancang agar Hipmi Denpasar menjadi organisasi yang progresif dan mampu memberikan dampak nyata bagi dunia usaha serta pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan tiga Hipmi perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya regenerasi dan penumbuhan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa, serta talkshow bisnis untuk memperkuat jaringan usaha dan melahirkan gagasan kreatif bagi pengusaha muda di Kota Denpasar.
Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UMKM I Dewa Made Agung, Kepala Bappeda I Wayan Putra Sarjana, jajaran OPD terkait, Ketua Kadin I Putu Arnawa, Sekretaris Umum BPD Hipmi I Putu Gede Waladipa. (*/bgn003)26051304