Walikota Jaya Negara Ikuti Sembahyang Petinget Tumpek Krulut di Kota Denpasar, Maknai sebagai Hari Memuliakan Manusia melalui Pelayanan Nyata di Bidang Kesehatan
Denpasar, Baliglobalnews
Pemerintah Kota Denpasar menggelar sembahyang bersama serangkaian Hari Petinget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (1/8/2026).
Sembahyang bersama ini dihadiri Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD I Wayan Sutama, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, Ketua TP PKK Ny. Jaya Negara, Ketua GOW Ny. Arya Wibawa, Forkompinda serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.
Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan gambelan gambuh Kerta Jaya Banjar Menesa Pedungan, gong pelegongan Sanggar Hung Bali Denpasar. Tampil pula gong semarapegulingan Sanggar Ganeswara Banjar Ujung Kesiman, selonding Dangin Batu Banjar Oongan, Denpasar Utara, angklung klentangan Sanggar Sekar Mangeronce Banjar Yangbatu Kangin, gong gede Sanggar Wahana Gurnita, dan Gandrung Semara Metu Banjar Tembawu Kelod, gong kebyar Srikandi Metu Swara Denpasar, Qakdanjur Banjar Pegok dan Kubu Barong Sanur.
Turut dihadirkan sesolahan Rejang Dewa SMPN 2 Denpasar diiringi Seka Gong Gede dan Rejang Renteng dari WHDI dan PHDI Kota Denpasar. Seluruh sekehe tetangguran atau gambelan ini juga tampil secara bersamaan atau istilahnya “Mebarung”.
Seluruh rangkaian tadi dipuncaki dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Wanasari, dari Griya Pengabangan Sanur.
Walikota Jaya Negara mengatakan peringatan Rahina Tumpek Krulut setiap tahunnya dilaksanakan dengan pagelaran tetangguran serta sembahyang bersama. Dimana, upacara ini sebagai wujud srada bakti umat kepada Sang Hyang Widi Wasa.
Selain itu sesuai arahan Gubernur Bali Wayan Koster yang menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota se-Bali untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak pada perayaan Rahina Tumpek Krulut, Sabtu (Saniscara Kliwon Krulut), 1 Agustus 2026. “Kebijakan ini merupakan implementasi makna Tumpek Krulut sebagai hari memuliakan manusia melalui pelayanan nyata di bidang kesehatan,” katanya.
Instruksi tersebut, kata dia, ditujukan kepada seluruh kepala daerah agar menggerakkan seluruh unit layanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tanpa dipungut biaya kepada masyarakat. “Untuk itu, pada rangkaian agenda ini juga disediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang langsung ditinjau Bapak Gubernur Bali Wayan Koster,” ungkapnya. (*/bgn003)26080212