Media Informasi Masyarakat

Wakil Bupati Bangli Hadiri Seminar Nasional Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Kapten Anak Agung Gede Anom Mudita

Bangli, Baliglobalnews

Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, menghadiri sekaligus membuka seminar nasional pengusulan gelar pahlawan nasional Kapten Anak Agung Gede Anom Mudita yang diisi oleh narasumber Anak Agung Bagus Wirawan dari Universitas Udayana, dan I Gusti Bagus Saputra, sekaligus sebagai Ketua DPD LVRI Provinsi Bali di Gedung Pertemuan Bukthi Mukti Bakti Kantor Bupati Bangli pada Selasa (26/3/2024).

Sejarah perjuangan kemerdekaan telah mencatat seorang ksatria dari Puri Agung Bangli yang sudah diakui oleh masyarakat Bali sebagai patriot sejati. Sepak terjang Beliau dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia telah terbukti ditakuti oleh musuh. Mendengar kedatangan tentara Sekutu yang menggandeng tentara NICA (Netherland-Indies Civil Administration) ingin kembali menguasai Indonesia membuat Beliau sembuh dari penyakit yang sempat dideritanya dan bangkit membangun kekuatan dengan gagah berani berjuang demi tegaknya Ibu Pertiwi dari cengkraman penjajah dengan hadir terdepan di medan tempur memimpin perjuangan para pemuda dan pejuang.

Dalam perang tersebut bahkan Beliau mendapat mandat untuk mengkordinir perjuangan di Wilayah Bali Timur yang meliputi Bangli, Gianyar, Klungkung dan Karangasem. Keberadaan para pejuang di bawah kepemimpinan Kapten Anak Agung Gede Anom Mudita beberapa kali telah berhasil mengacaukan pasukan musuh yang membuat mereka marah, sehingga dengan kekuatan penuh mengurung dan menyerbu ke markas-markas pejuang. Selanjutnya dalam pertempuran yang terjadi di Desa Penglipuran melawan tentara NICA, Anak Agung Gede Anom Mudita gugur pada tanggal 20 November 1947 dan dengan lantang memekikkan kalimat “Merdeka Seratus Persen” yang menjadi pekik pembakar semangat untuk menggelorakan perjuangan.

Dari kegigihan dan semangat patriotisme Beliau yang pantang menyerah sehingga setiap tanggal 20 November Pemerintah dan masyarakat Bangli memperingati sebagai Hari Gugurnya Kapten Anak Agung Gede Anom Mudita. Hal ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa perjuangan Beliau, meneladani serta menanamkan nilai-nilai semangat juang pantang menyerah bersatu padu membangun Bangli yang maju dan berintegritas seperti yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Kabupaten Bangli sebagai implementasi dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bangli Era Baru.

Wayan Diar mengatakan seminar nasional itu merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat tentang nilai-nilai adiluhung yang diwariskan serta memperkaya khasanah sejarah perjuangan daerah khususnya dan nasional pada umumnya.

“Saya, baik pribadi maupun selaku Wakil Bupati Bangli mendukung pengusulan penuh gelar Pahlawan Nasional Kapten Anak Agung Gede Anom Mudita. Semoga atas dukungan semua pihak, apa yang menjadi tujuan kita bersama yaitu pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Kapten Anak Agung Gede Anom Mudita dapat terwujud,” ujarnya.

Sementara Kepala Museum dan Cagar Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi yang diwakili oleh Ketua Tim Museum dan Galeri, Pustanto, yang hadir melalui daring mengatakan Anak Agung Gede Anom Mudita atau Kapten Mudita merupakan tokoh terdidik yang tercerahkan. Dimana dengan beragam pendidikan yang dimiliki olehnya, menjadikannya piawai dalam memimpin perjuangan dan memobilisasi masyarakat untuk berjuang bersama. “Kecakapan Beliau yang sangat komplit ini menjadi dasar pengangkatannya sebagai pemimpin Badan Keamanan Rakyat dan Tentara Keamanan Rakyat yang mengkoordinasi perang gerilya untuk wilayah Bali Timur, yang mencakup Bangli, Gianyar, Klungkung dan Karangasem,” katanya.

Dia menyebutkan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi seorang pahlawan, namun belum tentu setiap orang dapat melakukan tindakan serta memiliki jiwa kepahlawanan. Perlu diingat, kata dia, bahwasannya pahlawan sejati tidak akan pernah meminta, akan tetapi justru selalu memberi. Maka dari itu gelar kepahlawanan tidak pernah diminta oleh yang bersangkutan melainkan diberikan oleh orang lain. Sejak tahun 2009 Pemerintah telah mengatur regulasi resmi mengenai pahlawan melalui UU No. 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan. UU ini mengatur gelar kepahlawanan secara formal termasuk gelar Pahlawan Nasional. Yang dimaksud Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga negara Indonesia, atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan atau wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur atau meninggal demi membela Bangsa dan Negara atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau meng up prestasi maupun karya luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan Bangsa dan Negara Republik Indonesia. Kami di musium dan cagar budaya utamanya musium merupakan lembaga yang dapat menjadi jembatan antar generasi. Musium menyampaikan narasi dan koleksi kepada masyarakat yang berkunjung, sementara masyarakat yang akan bereaksi untuk kemudian melakukan aksi positif yang terinspirasi dari kiprah yang dilakukan oleh sang tokoh. Musium beserta pemangku kebijakan haruslah mulai berfikir untuk menghidupkan nilai-nilai yang diwariskan sang tokoh dalam konteks zaman pada saat ini. Oleh karena itu untuk menghidupkan potret kehidupan serta manfaat dari tokoh-tokoh yang berperan dalam pembentukan Negara dan Bangsa sepatutnya tetap dijaga dan dihidupkan kembali hingga melintasi zaman sekarang ini. “Kapten Mudita telah mengorbankan harta dan nyawanya untuk mempertahankan Bangsa Indonesia sehingga sudah selayaknya dikukuhkan sebagai Pahlawan Bangsa. Kami mendukung usaha dari Pemerintah Kabupaten Bangli, Provinsi Bali untuk mengusulkan Anak Agung Gede Anom Mudita menjadi Pahlawan Nasional sehingga nilai-nilai perjuangan beliau bisa dipraktikkan, dipahami dan diteladani oleh generasi muda didalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’ tandasnya.

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Bangli, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli, Ketua GOW Kabupaten Bangli, Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi Provinsi Bali, Ketua Stispol Wira Bhakti, Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, kepala perangkat daerah terkait, para kepala bagian, Camat Bangli, Kepala BPD Cabang Bangli, para pimpinan BUMD Kabupaten Bangli, Ketua DPC LVRI Kabupaten/Kota se-Bali, Ketua IKPB Provinsi Bali, Ketua DPD serta DPC PPM se-Bali, Ketua DPP serta DPD AGSI se- Indonesia, para tokoh puri beserta ahli waris dan undangan lainnya. (bgn003)24032615

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam