Media Informasi Masyarakat

Wabup Suiasa Paparkan Capaian Pelayanan Publik kepada ORI

Badung, Baliglobalnews

Wakil Bupati, I Ketut Suiasa, mewakili Bupati Badung memaparkan progres pelaksanaan pelayanan publik yang sudah berjalan selama lima tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Badung di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali, Rabu (27/1).

Wabup Suiasa menyampaikan pada saat ditetapkan sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, pihaknya telah menandatangani pakta integritas untuk melaksanakan pelayanan publik yang prima. Setelah terpilih dan dilantik serta selama menjabat Bupati dan Wakil Bupati, pelayanan publik sudah berjalan sesuai dengan visi dan misi, yang berlandaskan Tri Hita Karana menuju masyarakat yang maju, damai dan sejahtera.

”Yang pertama kami berkomitmen meningkatkan penyelenggaraan pelayan publik, meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil, meningkatkan pelayanan perizinan, meningkatkan dan memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana publik, mempercepat penerapan SPM di daerah, dan meningkatkan penerapan teknologi informasi dalam pelayanan publik,” kata Suiasa di hadapan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar, Ibnu Alkhatab.

Menurut Suiasa, kebijakan dalam pelayanan publik dari sisi pelayanan minimal, sudah memiliki 320 standar pelayanan dan juga sudah ada maklumat 100% serta sudah melakukan survei Indeks Kepuasan Masyarakat yang langsung diberikan tanggapan oleh masyarakat dan hasilnya ada pada angka 83,61.

”Di pelayanan perizinan kami ada Online Single Submission (OSS) kemudian internal untuk memperkuat OSS, karena masih banyak kekurangan dan kelemahan dan untuk melengkapi ini, kami secara khusus membuat ‘Layanan Perizinan Online’ atau Laperon karena jauh lebih komplit dan komprehensif,” ujarnya seraya menambahkan pada tahun 2018 diluncurkan Mall Pelayanan Publik yang sampai saat ini melayani 145 jenis layanan dengan 10 penunjang dalam Mall Pelayanan Publik.

Pelayanan publik dalam lingkungan hidup, kata dia, Badung punya inovasi bernama Gelatik yaitu Gerakan Berkelanjutan Anti Sampah Plastik, selanjutnya sesuai dengan perkembangan teknologi tahun 2016 meluncurkan inovasi Gotik atau Gojek Sampah Plastik dengan layanan menjemput sampah plastik yang dikoordinir oleh PKK, dan berlanjut ke inovasi Batik atau Badung Anti Kantong Plastik.

”Berkaitan dengan lingkungan hidup juga kami membentuk Bank Sampah Mangu Srikandi yang digerakan oleh PKK di masing-masing banjar,” ucapnya.

Sedangkan untuk pelayanan publik pada bidang pendidikan Wabup Suiasa menyampaikan program memberikan laptop kepada siswa SD dan SMP Negeri secara gratis dimana satu orang siswa dengan satu laptop. Disamping itu juga memberikan pakaian seragam gratis setiap tahun yang tidak hanya kepada siswa sekolah negeri tapi juga siswa sekolah swasta serta memberikan bantuan pendamping dana BOS  ”Tiap tahun kami juga mengirimkan 20 orang untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri,” katanya.

Untuk pelayanan publik pada catatan sipil disampaikan ada beberapa program inovasi yang dijalankan seperti  Layanan Administrasi Kependudukan Malam Hari sampai pukul 21.00 yang sering disebut Lakamari. Pelayanan Publik di bidang kesehatan untuk pelayanan kelas III sudah ditanggung semua dan masyarakat tidak perlu membayar. Di Badung juga sudah ada puskesmas 24 jam di 4 kecamatan serta sudah disiapkan Ambulance Siaga selama 24 jam di setiap desa dan kelurahan sejumlah 62 yang terdiri dari 46 desa 16 kelurahan secara gratis. 

”Pelayanan publik dalam bidang umum kami memiliki inovasi contohnya SIdumas yaitu Sistem Pengaduan Masyarakat secara terintegrasi dan memberikan internet gratis di setiap banjar. Dan untuk meningkatkan penghasilan dan keamanan nelayan, kami membuat aplikasi Fish GO di mana dengan aplikasi ini bisa mengetahui di mana titik lokasi ikan dan jenis ikannya sehingga memudahkan nelayan untuk menangkap ikan dan bukan lagi mencari ikan,” pungkasnya.

Hadir juga Kadis Penanaman Modal dan PTSP Badung, I Made Agus Aryawan; Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, AAN Arimbawa dan Kabag Organisasi, Wayan Putra Yadnya. (bgn003)21012716

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern