Wabup Dirga Tinjau Jalan Longsor di Kecamatan Kediri, Instruksikan Perbaikan Darurat dan Permanen
Tabanan, Baliglobalnews
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan sejak awal pekan mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik. Satu di antaranya yang terparah jebolnya senderan jalan di perbatasan Banjar Pemenang dan Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Kerusakan infrastruktur ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga langsung meninjau lokasi longsor tersebut pada Jumat (13/2/2026) untuk memastikan langkah penanganan segera dilakukan.
Dalam laporan yang diterima Perbekel Desa Banjar Anyar I Made Budiana mengungkapkan bahwa senderan tersebut jebol pada Rabu (11/2/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Lokasi ini pernah mengalami kerusakan serupa dan telah diperbaiki pada tahun 2024 lalu. “Kemungkinan ada aliran air di bawah senderan. Ditambah derasnya hujan pada Rabu malam itu, tanah di bawahnya terkikis sehingga senderan langsung amblas,” ujar Budiana ketika dimintai konfirmasi pada Jumat (13/2/2026).
Dia menyampaikan pihak desa bersama camat, sekdes, dan bendesa adat telah meninjau lokasi sesaat setelah kejadian dan langsung melaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) Kabupaten Tabanan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kata dia, kedalaman jebolan senderan mencapai 5 hingga 6 meter. Meskipun tidak memutus total arus lalu-lintas, kondisi jalan yang menyempit membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas. “Saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat, karena lebar jalan tidak mencukupi untuk mobil. Namun, arus lalu-lintas secara umum untuk motor masih bisa jalan,” katanya.
Sementara Wabup Dirga menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi penting bagi aktivitas warga sekaligus akses menuju daerah wisata. Ia memastikan pemerintah daerah akan bergerak cepat melakukan koordinasi lintas instansi. “Kami sangat prihatin dengan kerusakan ini. Kami akan segera menindaklanjuti dengan langkah penanganan darurat serta perencanaan perbaikan permanen agar akses masyarakat kembali aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain fokus pada titik yang jebol, Wabup Dirga juga menginstruksikan jajaran terkait untuk mengidentifikasi potensi kerawanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi. “Kami berharap langkah cepat yang dilakukan mampu mengatasi dan memperbaiki kerusakan secara tepat, sehingga jalan ini bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat,” tegasnya seraya memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sembari mendorong percepatan proses perbaikan agar aktivitas warga tidak terganggu dalam waktu yang lama. (bgn020)26021314