Media Informasi Masyarakat

Unud Tuan Rumah Kongres Nasional II Forkom PPPI

Denpasar, Baliglobalnews

Universitas Udayana melalui Program Studi Program Profesi Insinyur menjadi tuan rumah pelaksana Kongres Nasional II Forum Komunikasi Penyelenggara Program Profesi Insinyur (Forkom PPPI) se-Indonesia, di Hotel Werdhapura Sanur Denpasar, Bali, pada Selasa (19/8).

Direktur Pascasarjana Unud, Linawati, menyampaikan bahwa pada saat diskusi panel menjadi kesempatan untuk mendapatkan ilmu mengenai peningkatan kuantitas lulusan insinyur. Ia menargetkan insinyur-insinyur yang ada di Bali bisa bertambah dan lebih professional, apalagi Bali melekat dengan industri pariwisatanya.

“Kami mempunyai agrotourism yang juga membentuk insinyur pertanian, dan sebagai industri wisata bidang keteknikan tentu menjawab tantangan digitalisasi karena pariwisata itu kan multidisiplin yang didukung oleh banyak bidang keinsinyuran,” katanya.

Kongres Nasional II Forkom PPPI ini diikuti sekitar 100 peserta dari seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Peran Profesi Insinyur Dalam Implementasi Undang-Undang Keinsinyuran pada Era Industri 4.0.” Kongres dibuka oleh Direktur Pascasarjana Linawati mewakili Rektor Unud.

Seluruh peserta kongres juga mengikuti diskusi panel yang diisi oleh 3 pembicara yaitu  Dirjen Diktiristek yang diwakili Direktur Kelembagaan Lukman, Ketua Umum PII diwakili oleh Ketua Bapel Profesi Insinyur Asep Kurnia Permadi, dan Danu Ariono, dengan dipandu oleh moderator I Wayan Redana.

Dia mengajak para dekan di luar bidang teknik untuk menggandeng lulusan-lulusan yang berkaitan.

Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Program Studi Program Profesi Insinyur Unud sekaligus selaku Ketua Panitia Pelaksana Ida Bagus Putu Adnyana, bahwa Universitas Udayana ditargetkan menghasilkan 400 insinyur dalam kurun satu tahun.

“Begitu target dijalankan dalam satu semester kami menghasilkan 150 insinyur sehingga target 400 dalam waktu satu tahun bisa dicapai untuk mendukung program PII untuk memenuhi kebutuhan insinyur,” katanya.

Dia menyebutkan target insinyur untuk Universitas Udayana berasal dari Fakultas Teknik, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, dan FMIPA.

Ketua Forkom PPPI, Suryo Purwono, mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi agenda yang dilakukan oleh Forkom PPPI dan tiap tiga tahun sekali kita melakukan kongres untuk pemilihan Ketua Forkom. Ia menjelaskan bahwa saat ini baru meluluskan 13.222 insinyur dari target Persatuan Insinyur Indonesia (PIl) 900.000 insinyur.

Dia berharap melalui Forkom PPPI ini mampu menghasilkan lulusan yang dapat mengembangkan pengetahuan, ketrampilan yang memadai dalam pembangunan dengan pendekatan holistik, mengembangkan keilmuan secara interdisipliner dengan penguasaan teoritik, memenuhi standar menghasilkan lulusan yang pengalaman praktis dan profesionalisme.

Sementara Ketua Bapel Profesi Insinyur, Asep Kurnia Permadi, mengatakan mayoritas lulusan Sarjana Teknik belum terserap untuk mengikuti PSPPI. Jumlah lulusan PSPPI sampai saat ini kurang lebih hanya 13.000 insinyur yang dihasilkan selama 5 tahun dan jauh dari kebutuhan sekitar 260.000 insinyur professional.

“Saat ini juga diupayakan untuk segera melaksanakan program regular karena masih mayoritas program RPL 90 persen,” katanya.

Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)22082303

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam