Media Informasi Masyarakat

Tips Hidup Sehat dan Bahagia di Masa Tua dari Webinar TP PKK Provinsi Bali

Denpasar, Baliglobalnews

Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar webinar yang mengusung tema ‘Hidup Sehat dan Bahagia di Masa Tua’ secara luring di Gedung Jayasabha pada Rabu (2/2).

Webinar dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Koster, dengan dua narasumber yaitu Psikiater dan Pemerhati Kesehatan Mental Prof. DR. dr. Luh Ketut Suryani, SpKJ (K) dan DR. dr. Cokorda Bagus Jaya Lesmana, SPKJ (K) MARS serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, Pakis Bali dan peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring dari kedudukan masing-masing. Ny. Koster  menyampaikan kegiatan itu merupakan bagian dari implementasi progam TP PKK Provinsi Bali, khususnya berkaitan dengan aksi sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Kali ini, TP PKK Bali menghadirkan dua pakar kejiwaan yang khusus membawakan materi tentang problematika lansia dan cara mengatasinya.Dia menyatakan kelompok lansia mendapat atensi karena secara alamiah setiap orang akan memasuki masa itu. “Kita semua yang hadir di sini dan juga peserta yang ikut secara daring adalah calon-calon lansia, ” ucapnya.  Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendengar pendapat dari pakar tentang bagaimana kita mempersiapkan diri agar nantinya bisa menjadi lansia yang sehat dan bahagia,” katanya.

Menurut dia, mencegah atau mempersiapkan diri sejak dini lebih baik daripada harus mengatasi problematika pada masa lansia. “Saya harap narasumber yang hadir berbagi tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental di hari tua.  Sehingga ketika tiba saatnya kita dipanggil sang pencipta, kita bisa mengembalikan unsur panca mahabuta secara utuh. Ini wujud rasa terima kasih kita kepada Tuhan, ” urainya. 4.

Lebih dari itu, kegiatan webinar ini juga menjadi bagian penting dari implementasi Perda Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Tips-tips yang dibagikan oleh para narasumber juga bisa diterapkan para peserta dalam merawat lansia di rumah dan lingkungan masing-masing. “Kita mulai dari hal-hal kecil agar regulasi yang dikeluarkan pemerintah bisa terimplementasi dengan baik melalui geliat TP PKK didukung peran aktif seluruh komponen masyarakat, “imbuhnya.

Prof. LK Suryani dalam paparannya merinci sejumlah keluhan para lansia yang sering ia dengar yaitu tidak dihiraukan oleh anak-anak mereka dan masa tua yang jauh dari angan-angan. “Saya yakin, setiap orang menginginkan hari tua yang sehat dan bahagia, bisa duduk dengan tenang dan punya cukup uang. Namun yang dihadapi sebagian besar lansia adalah sebaliknya,” ucapnya.

Bahkan menurut Prof. Suryani, sebagian besar lansia tidak dididik untuk mandi karena waktu mereka habis untuk bekerja dan bekerja. Problematika lain yang dihadapi oleh sebagian besar lansia, kata dia, perasaan tak berguna ketika orang-orang terdekat mereka melarang melakukan suatu kegiatan dengan alasan sudah tua. “Anak-anak sering melarang orangtua mereka yang sudah lansia melakukan kegiatan dengan menyebut sudah tua. Mulai sekarang, jangan menyebut diri tua, kita harus berani menyebutkan umur,” tandasnya.

Lebih dari itu, sebagian lansia juga kerap menghadapi problem dengan menantu mereka. Menyikapi hal tersebut, Suryani menyarankan agar para lansia mulai menanamkan prinsip penerimaan. Dengan kata lain, seseorang harus menerima bahwa menua itu adalah hal yang pasti. Selain itu, untuk menjaga kesehatan fisik, lansia disarankan untuk tetap bergerak, tertawa lepas dan berjemur di bawah sinar matahari. Sedangkan untuk menjaga kesehatan mental, dia merekomendasi para lansia melakukan sesuatu sesuai kata hati.

“Misalnya soal berpakaian, pilih warna yang disukai dan jangan terbatas pada warna-warna tertentu yang diidentikkan dengan orang tua,” tambahnya.Mengingat banyaknya problem yang dihadapi, Suryani mengharapkan pemerintah memberi tempat khusus bagi lansia untuk berkumpul pada waktu-waktu tertentu. Harapan Suryani langsung mendapat tanggapan dari Ny. Koster.

Setelah berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan OPD terkait, dia mempersilakan para lansia memanfaatkan Gedung Wanita Nari Graha untuk melakukan kegiatan. Bahkan, ke depan Ny. Koster ingin mewujudkan sebuah gedung untuk lansia di areal Pusat Kebudayaan Bali yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. “Untuk saat ini, Gedung Wanita Nari Graha cukup representatif, silakan dimanfaatkan,” katanya sembari menambahkan, setiap anak wajib memberi perhatian serius terhadap orang tua karena doa mereka sangat penting sebagai penuntun kehidupan.

Suryani pun sangat mengapresiasi keputusan cepat yang diambil oleh Ny. Koster. Menurut dia, ini merupakan bukti nyata perhatian terhadap para lansia.Cokorda Bagus Jaya Lesmana menambahkan, secara mental para lansia menghadapi sejumlah persoalan antara lain perasaan depresi, sedih dan pikun yang disebabkan menurunnya fungsi fisik dan otak.

Oleh karena itu, untuk mempertahankan fungsi fisik, para lansia harus tetap aktif bergerak. Sedangkan untuk mencegah pikun, lansia hendaknya diberi ruang agar bisa tetap mengasah otak mereka. Pada bagian lain, Jaya Lesmana juga mengingatkan peran orang sekitar untuk membuat lansia tetap sehat dan bahagia dalam menikmati sisa hidup mereka. “Anak-anak harus belajar memahami beratnya problem yang dihadapi para lansia dan hindari berkonfrontasi dengan mereka,” pungkasnya. (bgn)22020206

Comments
Loading...
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global