Media Informasi Masyarakat

Tekan Penularan Covid-19, Tim Yustisi Denpasar Jaring 19 Pelanggar Prokes

Denpasar, Baliglobalnews

Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 19 pelanggar protokol kesehatan (prokes) saat menertibkan protokol kesehatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, tepatnya di seputaran Jalan Imam Bonjol sampai Jalan Subur, Monang Maning pada Senin (1/3).

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan kegiatan itu menyasar ruang terbuka hijau, objek wisata, kompleks pertokoan, pasar, warung angkringan,warung tenda yang berpotensi menimbulkan  kerumunan serta pengguna ruas jalan. Dari jumlah yang terjaring, 14 orang langsung dirapid antigen oleh Tim Kesehatan dan hasilnya semua nonreaktif.

”Dalam kegiatan itu hanya 14 dirapid tes antigen, karena pelanggar yang lain telah membawa hasil swab,” katanya.

Sayoga mengatakan rapid test antigen yang dilakukan kepada pelanggar dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 secara real, sehingga selain sidak masker, upaya menekan penularan Covid-19, pelanggar juga harus diketahui kondisi kesehatannya. Jika dalam sidak ini pelanggar ada hasil rapid testnya reaktif, akan langsung digiring untuk melakukan test swab PCR dan dibawa ke rumah singgah untuk diisolasi.

Dalam kegiatan tersebut, 19 orang terjaring lantaran tidak menerapkan standar protokol kesehatan dengan benar, yakni tidak menggunakan masker dengan tepat dan tidak membawa masker. Sehingga 5 orang diganjar denda sebesar 100 ribu rupiah sesuai Pergub Bali Nomor : 46 Tahun 2020 lantaran tidak membawa masker dan 14 orang lainnya diberikan ganjaran berupa teguran simpati dan hukuman sosial, karena memakai masker yang tidak sempurna.

”Kami akan terus melakukan operasi yustisi terkait kedisiplinan protokol kesehatan, untuk menekan penularan Covid-19,” katanya. (bgn003)21030121

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...