Media Informasi Masyarakat

Tebar Ancaman, PH Bendesa Adat Bugbug Ingatkan INS Ikuti Proses Hukum

Denpasar, Baliglobalnews

Statemen Penasihat Hukum INS, Ketua LPD Bugbug non aktif atas pelaporan dugaan penggelapan dalam jabatan dan/atau tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh INS, ditanggapi santai oleh Penasihat Hukum Bendesa Adat Bugbug I Gede Ngurah, S.H., dan I Nengah Yasa Adi Susanto, S.H., M.H.

“Seperti yang beredar di media sosial dan beberapa media on line Penasihat Hukum INS, Ida Bagus Putu Agung menyatakan bahwa Kliennya INS tidak terima atas pelaporan yang dilakukan oleh Bendesa Adat Bugbug I Nyoman Purwa Arsana ke Ditreskrimsus Polda Bali pada Senin, 8 Maret 2021,” kata Penasihat Hukum Bendesa Adat Bugbug I Gede Ngurah, S.H., dalam keterangannya, Senin (29/3/2021)

Ia menegaskan bahwa, pelaporan ke Polda Bali yang dilakukan oleh Prajuru Desa Adat Bugbug adalah atas kesepakatan paruman adat yang dilakukan pada tanggal 4 Maret 2021 dan dari seluruh Prajuru yang hadir 99% sepakat untuk melaporkan INS ke Polda Bali agar mendapatkan kejelasan dan kepastian hukum atas kisruh dan masalah yang menimpa LPD Bugbug.

“Jadi Klien kami bertindak bukan atas nama pribadi tetapi atas perintah paruman adat Prajuru Desa Adat Bugbug yang memutuskan agar kasus penempatan uang di LPD Bugbug di LPD Rendang di laporkan ke Polda Bali,” ucap Gede Ngurah.

Anehnya lagi INS dari bulan Juli 2020 pasca LPD Rendang mengalami kesulitan likuiditas dan tidak bisa membayar bunga atas deposito LPD Bugbug tidak pernah menyampaikan kepada paruman adat, jadi ada dugaan INS sengaja menutup-nutupi penempatan uang LPD Bugbug di LPD Rendang.

Jadi LPD Rendang memberikan bunga deposito yang ditempatkan LPD Bugbug untuk 2 bilyet deposito masing-masing 1,5 miliar perbulannya harusnya mendapatkan bunga 1%. Sedangkan untuk 1 bilyet deposito sebesar 1,5 miliar harusnya LPD Bugbug mendapatkan bunga sebesar 0,8% setiap bulannya.

Namun dari ketiga bilyet deposito dengan total 4,5 miliar tersebut justru LPD Bugbug hanya menerima bunga 0,6% setiap bulannya sisanya dinikmati oleh INS yang membuka rekening di LPD Rendang.

“Jadi modusnya bunga yang diberikan LPD Rendang tidak langsung ditransfer ke rekening LPD Bugbug disana namun justru ditransfer ke rekening INS untuk selanjutnya INS memotong dulu untuk kepentingan pribadinya,” tegas Advokat yang juga Penasehat Prajuru Desa Adat Bugbug ini.

Ditambahkan, Penasihat Hukum lainnya I Nengah Yasa Adi Susanto menegaskan bahwa, apa yang disampaikan oleh Penasihat Hukum INS sah-sah saja sebagai upaya pembelaan terhadap Kliennya. Namun? menurut pria yang biasa disapa Jero Ong ini justru khawatir Penasihat Hukum Terlapor tidak mendapatkan data yang akurat dan valid terhadap kasus yang ditanganinya tersebut.

“Kami tidak gentar sedikitpun atas ancaman yang ditebar oleh Penasihat Hukum INS yang akan melakukan langkah hukum atas pelaporan kliennya tersebut. Ini negara hukum dan silahkan lakukan Langkah hukum apapun dan kami siap untuk menghadapi karena apa yang dilakukan oleh Klien kami adalah atas nama Desa Adat Bugbug,” tambah Adi Susanto.

Menanggapi statemen Kuasa Hukum INS yang menyatakan bahwa penempatan uang di LPD Rendang sudah sesuai dengan Perda dan Pergub, Jero Ong justru menyatakan bahwa penempatan uang LPD Bugbug di Rendang tidak pernah disampaikan dalam Paruman Prajuru dan tidak pernah dibuatkan dalam Rencana Kerja-Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RK-RAPB) yang seharusnya dibuat setiap tahun dan dibahas serta ditetapkan dalam Paruman Desa serta disahkan oleh Bendesa Adat sebagaimana diamanatkan oleh Pergub 44 tahun 2017.

“INS sebagai Ketua LPD Bugbug non aktif selain diduga melakukan tindak pidana korupsi dan/atau penggelapan dalam jabatan juga ada dugaan yang bersangkutan tidak melakukan tugas dan kewenangannya sebagaimana diatur di Perda 3 Tahun 2017 serta Pergub 44 Tahun 2017,” ucapnya.

Diterangkan bahwa, INS tidak melakukan prinsip kehati-hatian dalam mengelola LPD buktinya beberapa Debitur diberikan pinjaman melebihi 20% dari modal LPD. Yang bersangkutan juga tebang pilih dalam memberikan pinjaman, ada Debitur diberikan pinjaman sampai puluhan miliar sedangkan banyak masyarakat lainnya yang butuh meminjam uang untuk kebutuhan mendesak justru tidak dapat meskipun sudah bawa agunan

Karena tata kelola yang tidak sesuai dengan regulasi tersebut menyebabkan LPD Bugbug bermasalah dengan likuiditasnya dan masyarakat yang memiliki tabungan atau deposito belum bisa mencairkan uangnya tutup Adi Susanto.(BGN008)21032932

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam