<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>seminar &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/seminar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Apr 2026 09:54:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>seminar &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur Koster Buka Seminar Nasional &#8220;Mawali Ring Uluning Kertha&#8221;</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-buka-seminar-nasional-mawali-ring-uluning-kertha/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gubernur-koster-buka-seminar-nasional-mawali-ring-uluning-kertha</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-buka-seminar-nasional-mawali-ring-uluning-kertha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 09:54:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurkoster]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=127027</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="898" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-300x168.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-1024x575.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-768x431.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-1536x862.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Menghadapi modernisasi, digitalisasi, dan masuknya pengaruh eksternal, pemimpin dan masyarakat Bali dituntut untuk menjaga dresta Bali (tradisi/adat) secara sistematis tanpa bersikap reaktif atau emosional. Langkah yang diambil harus meminimalkan risiko konflik horizontal agar tidak mengganggu stabilitas pariwisata dan ekonomi Bali. Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka seminar nasional &#8220;Mewali Ring [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="898" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-300x168.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-1024x575.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-768x431.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/6ee531fa-8ae7-4477-b55a-cf8cc8ee6d1c-1536x862.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Menghadapi modernisasi, digitalisasi, dan masuknya pengaruh eksternal, pemimpin dan masyarakat Bali dituntut untuk menjaga dresta Bali (tradisi/adat) secara sistematis tanpa bersikap reaktif atau emosional. Langkah yang diambil harus meminimalkan risiko konflik horizontal agar tidak mengganggu stabilitas pariwisata dan ekonomi Bali.</p>



<p>Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka seminar nasional &#8220;Mewali Ring Uluning Kertha&#8221; dengan tema &#8220;Strategi Penguatan Dresta Bali dalam mencegah dan menangkal intervensi Sampradaya Asing Ideologi Transnasional&#8221; yang dilaksanakan oleh Forum Gerakan Adat se-Nusantara (Forgas) Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Provinsi Bali pada Jumat (3/4/2026) pagi.</p>



<p>Gubernur Koster menyampaikan seminar yang dilaksanakan bukan semata sebagai ajang diskusi dan dialogis, namun sebagai langkah strategis dalam penguatan Ideologi Bangsa yang berlandaskan Pancasila dengan berakar kuat pada tradisi dan kearifan lokal, khususnya yang tumbuh berkembang di tengah-tengah komunitas masyarakat adat. &#8220;Bali tidak memiliki kekayaan sumber daya alam tambang seperti minyak, gas, atau batu bara. Anugerah terbesar Bali adalah kebudayaan, yang menjadi hulu atau penggerak utama sektor pariwisata dan ekonomi. Jika budaya rusak, maka daya tarik Bali akan hilang,&#8221; katanya.</p>



<p>Koster menekankan jika pondasi utama menjaga budaya Bali adalah Desa Adat. Berbeda dengan Desa Dinas bentukan negara, Desa Adat adalah warisan sosiologis-historis leluhur. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan ini dilakukan melalui penerbitan Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali, serta regulasi turunan untuk melindungi bahasa, aksara, dan busana Bali. &#8220;Membangun atau mempertahankan budaya tidak bisa dibeli dengan uang. Dia membutuhkan rekayasa sosial, pemahaman ideologis, dan konsistensi, karena yang dihadapi adalah benda hidup (masyarakat) yang terus digempur oleh pengaruh eksternal,&#8221; katanya.</p>



<p>Mengingat Bali adalah etalase dunia yang padat kepentingan, kebijakan yang diambil dikatakan Koster tidak boleh grusa-grusu atau konfrontatif. Pendekatannya harus dapdap dan arif. Ada kesadaran penuh akan konsep trade-off: satu sisi harus tegas menjaga budaya, tapi di sisi lain eksekusinya tidak boleh menciptakan distorsi, masalah baru, atau konflik horizontal yang justru akan menghancurkan iklim pariwisata dan ekonomi. &#8220;Ini yang menjadi tantangan besar kita ke depan semuanya. Yang harus kita jaga sama-sama di Bali ini. Karena kita tengah menghadapi faktor eksternal yang ingin berkembang di Bali. Ingin tumbuh di Bali.&nbsp; Ada yang positif, ada yang enggak. Salah satu yang bisa mengancam kalau Kita enggak waspada, tidak kerja secara sistematis maka Bali ini akan rusak. Untuk itu, drastabali ini harus dijaga dengan kuat,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk itu, Gubernur Koster berharap seminar yang dilaksanakan oleh Forgas mampu mengedukasi masyarakat, khususnya para generasi muda maupun para tokoh-tokoh masyarakat untuk kuat dan teguh dalam menjalankan ajaran Hindu yang seutuhnya berdasarkan tattwa, susila, upacara berdasarkan dresta Bali yang tumbuh dan dijaga oleh desa adat di seluruh Bali. Maka dari itu penguatan desa adat dan tokoh-tokoh masyarakat adat perlu dilakukan untuk mengedukasi dan menguatkan pemahaman mereka pada ajaran Hindu Bali, Hindu Nusantara yang adiluhung. (*/bgn003)26040302</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-buka-seminar-nasional-mawali-ring-uluning-kertha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unud Gelar Seminar Metode Wolbachia Pengendalian Dengue</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/unud-gelar-seminar-metode-wolbachia-pengendalian-dengue/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=unud-gelar-seminar-metode-wolbachia-pengendalian-dengue</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/unud-gelar-seminar-metode-wolbachia-pengendalian-dengue/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 12:18:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[universitasudayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=86371</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2048" height="1152" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-1536x864.jpg 1536w" sizes="(max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Universitas Udayana (bgn) menggelar seminar inisiatif implementasi metode wolbachia dalam pengendalian dengue di Ruang Pertemuan Lantai 4 Gedung FISIP, pada Kamis (30/11/2023). Seminar dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik I Gede Rai Maya Temaja, yang turut dihadiri berbagai disiplin ilmu Unud,&#160; perguruan tinggi yang ada di Bali dan perwakilan pemerintah serta LSM. Pembicara Sang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2048" height="1152" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17014316331471484596221627115449-1536x864.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Universitas Udayana (bgn) menggelar seminar inisiatif implementasi metode wolbachia dalam pengendalian dengue di Ruang Pertemuan Lantai 4 Gedung FISIP, pada Kamis (30/11/2023).</p>



<p>Seminar dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik I Gede Rai Maya Temaja, yang turut dihadiri berbagai disiplin ilmu Unud,&nbsp; perguruan tinggi yang ada di Bali dan perwakilan pemerintah serta LSM.</p>



<p>Pembicara Sang Gede Purnama (Departemen KMKP-FK Unud) dan Putu Ayu Asri Damayanti (Departemen Parasitologi FK Unud), Cameron Simmons dari World Mosquito Program, Riris Andono Ahmad (Pusat Kedokteran Tropis), dan Gusti Ngurah Kade Mahardika (FKH-Unud)</p>



<p>Ketua Task Force Universitas Udayana, Pande Putu Januraga, menyampaikan kajian inovasi nyamuk ber-Wolbachia sebagai upaya pengendalian penyakit DBD di Bali. &#8220;Metode Wolbachia merupakan metode pelengkap dalam upaya penanggulangan demam berdarah dengue,&#8221; katanya.</p>



<p>Wolbachia, kata dia, merupakan bakteri alamiah yang umum ditemukan pada berbagai jenis serangga, termasuk kupu-kupu, capung, ngengat, lebah. &#8220;Metode Wolbachia ini aman bagi manusia, lingkungan, serangga lain, tidak menyebabkan nyamuk menjadi lebih ganas, serta tidak mengubah sifat fisik dan perilaku nyamuk,&#8221; katanya.</p>



<p>Riris Andono Ahmad menyebutkan Wolbachia sangat umum ditemukan secara alami pada ratusan ribu spesies serangga dan bukan rekayasa genetik. &#8220;Di Yogyakarta, metode Wolbachia sudah diterapkan di Kabupaten Sleman dan Bantul,&#8221; katanya.</p>



<p>Riris Andono menyampaikan implementasi Wolbachia di Yogyakarta terbukti efektif menghambat penularan virus dengue dan menurunkan 77% kasus dengue di Yogyakarta dan 86% terbukti menurunkan kasus dengue yang dirawat di rumah sakit.</p>



<p>Dia menyebutkan selama 12 tahun implementasi metode Wolbachia di Yogyakarta, titik kritis keberhasilan berada pada koordinasi lintas sektoral yang intensif, tim implementasi yang kuat, diseminasi dan pelibatan masyarakat yang intensif dan melakukan kontrol mutu logistik.</p>



<p>Sementara Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Made Suarnata, berharap selain diadakannya komunikasi akademis dan teknis diperlukan adanya komunikasi kultural melalui masing-masing desa adat.</p>



<p>Dalam konfrensi pers setelah acara seminar, para nasasumber menekankan bahwa Unud diharapkan dapat berperan penting dalam berbagai kajian tentang Implementasi metode Wolbachia sebagai salah satu inovasi pengendalian dengue di Bali.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)23120111</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/unud-gelar-seminar-metode-wolbachia-pengendalian-dengue/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor Unud Akan Buka Seminar dan Reuni Pertama Alumni Kajian Budaya</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/rektor-unud-akan-buka-seminar-dan-reuni-pertama-alumni-kajian-budaya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rektor-unud-akan-buka-seminar-dan-reuni-pertama-alumni-kajian-budaya</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/rektor-unud-akan-buka-seminar-dan-reuni-pertama-alumni-kajian-budaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2022 12:26:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[alumni]]></category>
		<category><![CDATA[buka]]></category>
		<category><![CDATA[kajianbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[unud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=53727</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="445" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897-768x427.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Rektor Unud, I Nyoman Gde Antara, berjanji akan membuka seminar dan reuni pertama alumni Kajian Budaya, di Gedung Ksirarnawa Art Centre Provinsi Bali, Denpasar, pada Senin (18/7). Hal itu disampaikan Rektor saat menerima audiensi Dekan FIB Unud, Made Sri Satyawati, bersama Korprodi S3 Kajian Budaya, I Nyoman Darma Putra, didampingi oleh WR 1, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="445" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580559696412178064718008284897-768x427.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Rektor Unud, I Nyoman Gde Antara, berjanji akan membuka seminar dan reuni pertama alumni Kajian Budaya, di Gedung Ksirarnawa Art Centre Provinsi Bali, Denpasar, pada Senin (18/7).</p>



<p>Hal itu disampaikan Rektor saat menerima audiensi Dekan FIB Unud, Made Sri Satyawati, bersama Korprodi S3 Kajian Budaya, I Nyoman Darma Putra, didampingi oleh WR 1, I Gede Rai Maya Temaja di Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman, beberapa waktu lalu.</p>



<p>Seminar bertopik &#8220;Kebijakan Publik dalam Kajian Budaya&#8221; menampilkan pembicara yaitu. Tjokorda Oka Sukawati, M.Si. (Cok Ace, Wakil Gubernur Bali) dan I Nengah Dasi Astawa, (mantan Ketua LLDikti Wil. VIII), dipandu oleh Ni Wayan Widhiasthini. (Undiknas University). Narasumber dan moderator semuanya adalah alumni.</p>



<p>Kegiatan seminar dan reuni ini, menurut Darma, merupakan bagian dari perayaan HUT ke-21 Prodi Doktor Kajian Budaya FIB Unud yang jatuh 11 Juli dan baru pertama kali dirayakan sejak berdiri tahun 2001. Rangkaian kegiatan perayaan diisi dengan berbagai acara dalam payung kegiatan &#8220;Cultural Studies Week&#8221; atau &#8220;Pekan Kajian Budaya&#8221;.</p>



<p>Peserta dan narasumber &#8220;Pekan Kajian Budaya&#8221; berasal dari alumni, dan juga pembicara dari Universitas Indonesia dan University of London.</p>



<p>&#8220;Perayaan HUT dan Reuni ini juga untuk mendapatkan masukan dari alumni mengenai hal-hal yang perlu dikerjakan Prodi agar kinerja lebih baik, terutama dalam meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu,&#8221; ujar Darma Putra yang menjadi Korprodi sejak akhir Februari 2022.</p>



<p>Rektor Unud menyambut baik rencana perayaan HUT dan reuni Prodi Doktor Kajian Budaya yang pertama kali dilaksanakan. &#8220;Terus terang ini pertama kali undangan HUT dari prodi, biasanya dari Fakultas atau Pasca,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Rektor menyampaikan pentingnya prodi terus berbenah meningkatkan kinerja dan akreditasi agar tetap bisa maju dan membantu kemajuan universitas.</p>



<p>Banyak alumni Prodi Doktor Kajian Budaya yang suskes dalam karier seperti menjadi rektor, wakil gubernur, dan pejabat lainnya. &#8220;Ini bagus, dan mohon dukungan beliau untuk memajukan prodi secara berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, WR 1 Prof. Rai Temaja juga menegaskan agar Reuni dimanfaatkan untuk menggali masukan dari alumni dan stakeholder lainnya. &#8220;Dengan hadirnya alumni pada Reuni, gunakan ini sebagai kesempatan untuk mendapatkan masukan untuk revisi kurikulum,&#8221; saran WR 1 menegaskan pesan dari Rektor.</p>



<p>Rektor menyampaikan akan menghadiri acara Reuni Alumni Doktor Kajian Budaya. Di akhir audiensi, Rektor Unud berkenaan memberikan rekaman ucapan selamat ulang tahun kepada Prodi Doktor Kajian Budaya FIB Unud ke-21.</p>



<p>Panitia yang hadir dalam audiensi adalah Anak Agung Gede Agung Dalem, Richard Togaranta Ginting, Ni Luh Putu Ari Sulatri, Ni Putu Premierita Haryanti, dan I Kadek Puriartha.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id.</p>



<p>(bgn008)22071716<a href="https://baliglobalnews.com/dekan-fib-jajaki-kerjasama-dengan-kementerian-pppa/"></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/rektor-unud-akan-buka-seminar-dan-reuni-pertama-alumni-kajian-budaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unud dan OJK Gelar Seminar Tingkatkan Literasi Risiko Pinjol</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/unud-dan-ojk-gelar-seminar-tingkatkan-literasi-risiko-pinjol/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=unud-dan-ojk-gelar-seminar-tingkatkan-literasi-risiko-pinjol</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/unud-dan-ojk-gelar-seminar-tingkatkan-literasi-risiko-pinjol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2022 12:20:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[unud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=53714</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="595" height="393" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580548088818346034241072109305.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580548088818346034241072109305.jpg 595w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580548088818346034241072109305-300x198.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 595px) 100vw, 595px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) menyelenggarakan seminar bertajuk OJK Goes to Bali 2022, Jumat (15/7). &#8220;Acara ini, guna meningkatkan literasi akan manfaat dan risiko layanan fintech peer-to-peer lending (P2P lending) atau yang kerap dikenal dengan pinjaman online (pinjol) di Indonesia,&#8221; kata Direktur Pengawasan Lembaga Jasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="595" height="393" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580548088818346034241072109305.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580548088818346034241072109305.jpg 595w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16580548088818346034241072109305-300x198.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 595px) 100vw, 595px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) menyelenggarakan seminar bertajuk OJK Goes to Bali 2022, Jumat (15/7).</p>



<p>&#8220;Acara ini, guna meningkatkan literasi akan manfaat dan risiko layanan fintech peer-to-peer lending (P2P lending) atau yang kerap dikenal dengan pinjaman online (pinjol) di Indonesia,&#8221; kata Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 8 Bali-Nusra, Ananda R. Mooy.</p>



<p>Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan peran dan manfaat dari penggunaan pinjol kepada masyarakat (khususnya Mahasiswa dan pelaku UMKM), mengenalkan bahaya pinjol ilegal, menjelaskan peran OJK dalam mengatur dan mengawasi industri pinjol, dan mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia.</p>



<p>Dia menyatakan perkembangan zaman dan teknologi yang kian masiv membuat institusi keuangan berlomba melakukan inovasi pada produk keuangannya. Salah satu produk inovasi layanan keuangan yang ditawarkan adalah layanan pinjol. Kebutuhan layanan keuangan untuk masyarakat terbagi menjadi dua kategori yaitu produktif dan konsumtif. Layanan keuangan bagi sektor produktif adalah layanan keuangan yang ditunjukan untuk kegiatan pengembangan usaha, umumnya usaha dalam skala UMKM. Sedangkan layanan keuangan bagi sektor konsumtif adalah layanan keuangan yang ditunjukan untuk kebutuhan keuangan sehari-hari, seperti kebutuhan membeli barang-barang konsumtif.</p>



<p>Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Perencanaan FEB Unud, Ida Bagus Putu Purbadharmaja, menyatakan seminar ini merupakan bentuk implementasi kerja sama antara OJK dan FEB Unud.</p>



<p>Seminar yang diselenggarakan di Aula Gedung BH Kampus FEB Unud Sudirman Denpasar ini diisi oleh Tris Yulianta (Direktur Pengaturan, Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK) Tongam L. Tobing (Ketua Satgas 18 Waspada Investasi) Kuseryansyah (Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia?AFPI) Putu Agus Ardiana (Dosen FEB Unud) dan Moderator Ni Putu Ayu Darmayanti.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id.</p>



<p>(bgn008)22071712<a href="https://baliglobalnews.com/bupati-tabanan-bersama-jajaran-laksanakan-bhakti-panganyar-di-pura-mandhara-giri-semeru-agung-lumajang%ef%bf%bc/"></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/unud-dan-ojk-gelar-seminar-tingkatkan-literasi-risiko-pinjol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
