Media Informasi Masyarakat

Strategi Kemendikbud Bantu Masyarakat Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi

Denpasar, Baliglobalnews

Menyadari adanya disrupsi yang luar biasa pada bidang pendidikan sebagai akibat Covid-19, Pusat Penelitian dan Kebijakan (Puslitjak), Badan Penelitian Pengembangan, dan Perbukuan (Balitbang dan Perbukuan), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), meyakini perlunya masyarakat beradaptasi lebih cepat untuk menyesuaikan proses pembelajaran.

“Situasi ini memaksa kita berupaya lebih cepat mengoptimalisasi cara-cara baru, termasuk (memanfaatkan) teknologi digital,” ucap Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balitbang dan Perbukuan, Kemendikbud, Totok Suprayitno ketika menyampaikan sambutan pada Diskusi Tematik “Implementasi Modul Pembelajaran Literasi dan Numerasi Kurikulum Darurat” secara virtual.

Penyederhanaan kurikulum dengan memprioritaskan pengajaran materi esensial dilakukan sebagai upaya untuk memfasilitasi guru ketika mengajar di masa pandemi. Selain itu, menurut Totok pihaknya selalu terbuka menerima masukan perbaikan agar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat berjalan semakin baik.

“Untuk Belajar Dari Rumah (BDR) juga kita terbitkan modul-modul untuk siswa, guru, dan orang tua untuk semua jenjang. Apalagi, jenjang dasar ternyata paling sulit belajar dari rumah,” tutur Totok.

Peneliti Madya Puslitjak Balitbang dan Perbukuan, Kemendikbud, Meni Handayani menyebut, para guru juga menilai positif dengan adanya modul-modul dari Kemendikbud. Tapi angka ini cenderung turun di daerah tertinggal.

“Sebanyak 65% pengguna kurikulum darurat mengetahui modul belajar literasi dan numerasi. Namun, sebagian besar guru di daerah tertinggal masih terkendala mengakses modul,” kata Meni.

Menyikapi temuan tersebut, Meni mengatakan perlunya menggiatkan sosialisasi kurikulum dan modul belajar di daerah tertinggal dengan melibatkan organsiasi lokal seperti LSM, mitra pembangunan, media lokal, dan kampus. Selain itu, penyaluran modul agar sampai ke guru-guru juga harus makin intensif, bisa diberikan lewat dinas pendidikan dan kepala sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Guru SDN 2 Malinau Barat, Birrul Asrori menyampaikan bahwa Modul Belajar Literasi dan Numerasi yang dikeluarkan Kemendikbud sangat tepat karena alokasi waktunya sesuai dengan aturan gugus tugas dan sesuai jam belajar masa pandemi, yaitu empat jam saja.

“Kalau pakai buku Kurikulum 2013, itu untuk enam sampai tujuh jam belajar. Modulnya juga bisa dipakai sekaligus untuk BDR, jadi enak untuk digunakan,” ungkapnya.

Birrul juga mengapresiasi kurikulum darurat karena memberikan ruang gerak bagi guru. Di sisi lain, ia berharap para guru bisa mengadaptasi modul ini agar lebih menarik dan relevan bagi siswa dan orang tua.

“Karena yang wajib diajarkan hanya Kompetensi Dasar (KD) Esensial dan Prasyarat untuk naik ke kelas selanjutnya, kami jadi bisa fokus memilih KD mana yang akan kami perdalam,” ujar Birrul.(bgn008)20111115

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam