Media Informasi Masyarakat

Sidang Paripurna Ke-41, DPRD Bali Setujui Dua Raperda Ditetapkan Jadi Perda

Denpasar, Baliglobalnews

DPRD Bali menyetujui dua Ranperda ditetapkan menjadi Perda dalam agenda sidang paripurna ke-41 di gedung dewan setempat, Denpasar, pada Senin (4/9/2023).

Kedua Raperda yang disetujui menjadi Perda dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, didampingi Wakil Ketua DPRD I Nyoman Sugawa Korry, yakni Perda tentang Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2023 dan Provinsi Bali tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Sebelum disetujuinya kedua Perda itu, Kordinator Pembahasan Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2023, Gede Kusuma Putra, menyampaikan Pendapat Akhir dan Rekomendasi DPRD Provinsi Bali terkait alasan-alasan dan argumentasi yang melandasi dirancangnya Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali TA 2023, dimana salah satunya adalah keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antarkegiatan dan antar jenis belanja.

“Sesungguhnya kalau kita cermati, Penyusunan Rancangan APBD dalam tahun berjalan selalu terkait dengan APBD Tahun sebelumnya terutama adanya besaran silpa atau sikpa yang audited. Serta selanjutnya  semua bermuara pada besaran Pembiayaan Bersih (Pembiayaan Netto) yang ada, dimana Pembiayaan Bersih ini didapatkan dari Penerimaan Pembiayaan setelah dikurangi Pengeluaran Pembiayaan yang selanjutnya dipakai untuk menutupi defisit yang ada,” katanya.

Terkait gambaran Perubahan APBD semesta berencana Bali 2023 dengan rincian Pendapatan Daerah direncanakan naik Rp 309,513 miliar lebih, dari awal Rp 6,933 triliun lebih menjadi Rp 7,243 triliun lebih. Kemudian, belanja daerah yang semula Rp 7,522 triliun lebih menjadi Rp 7,960 triliun lebih atau dirancang naik Rp 438,199 miliar lebih. Sehingga mengakibatkan defisit naik Rp 128,686 miliar lebih yang semula Rp 588,445 miliar lebih atau total Rp 717,131 miliar lebih.

“Untuk menutupi defisit Rp 717,131 miliar lebih perlu ada lagi penerimaan pembiayaan Rp 703,955 miliar lebih yang diharapkan bersumber dari penerimaan pinjaman daerah. Dimana, penerimaan pembiayaan secara keseluruhan adalah Rp 1,112 triliun lebih (Silpa APBD SB TA 2022 audited Rp 330,133 miliar lebih ditambah pencairan dana cadangan Rp 78,829 miliar lebih ditambah penerimaan pinjaman daerah Rp 703,955 miliar lebih,” katanya.

Pembacaan Pembahas Raperda Provinsi Bali tentang perubahan keempat atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, yang dibacakan Koordinator Drs. I Nyoman Laka yang menegaskan bahwa, menyetujui menjadi perda karena telah sesuai dengan ketentuan.

“Kami menyetujui Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah ini, untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah dan dilanjutkan dengan tahapan berikutnya,” pungkasnya.

Hadir Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubenur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, serta segenap anggota dewan, OPD lainnya. (bgn008)23090406

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam