Media Informasi Masyarakat

Sidak di Kecamatan Penebel, Komisi IV DPRD Tabanan Soroti Sterilisasi Tenaga Kerja dan Kelengkapan Menu MBG

Singasana, Baliglobalnews

Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan melanjutkan agenda pengawasan intensif terhadap program nasional makan bergizi gratis (MBG). Sebelumnya mereka menyasar wilayah Kecamatan Tabanan, kini giliran SD Negeri 2 Jegu dan SD Negeri 3 Jegu di Kecamatan Penebel yang ditinjau langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana pada Rabu (4/3/2026).

Tak hanya memantau distribusi di sekolah, rombongan juga melakukan sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Jegu, Kecamatan Penebel untuk mengecek langsung proses pengolahan makanan di dapur pusat.

Ketua Komisi IV I Gusti Komang Wastana menekankan bahwa kunci utama keberhasilan program ini bukan hanya pada nilai gizi, melainkan pada aspek kebersihan dan kesehatan pengelola dapur. “Kami terjun langsung ke dapurnya untuk melihat tata kelola mereka. Apakah makanan yang dikelola itu betul-betul sehat dan bersih. Kami melihat Sanitasi di sini sudah bagus, namun ada hal krusial yang perlu kita awasi bersama, yaitu kesehatan tenaga kerjanya. Mereka tidak boleh terkontaminasi penyakit menular seperti hepatitis atau penyakit lainnya,” katanya.

Dia juga mempertanyakan kelengkapan sertifikat laik higienis sanitasi (SLHS) bagi para pengelola. Menurut dia, sertifikasi ini adalah bukti legalitas bahwa makanan yang dihasilkan benar-benar aman dikonsumsi oleh ribuan siswa di Kabupaten Tabanan.

Dalam kunjungannya ke SPPG Desa Jegu, Kecamatan Penebel diketahui dapur tersebut didukung oleh kekuatan personel yang cukup besar, yaitu 1 Kepala SPPG, 1 chef, dan 1 ahli gizi. 8 tukang masak dan 10 petugas porsi, 14 petugas cuci piring, 6 orang distribusi, dan 2 tenaga keamanan.

Wastana menekankan pentingnya peran ahli gizi dalam membedakan kebutuhan kalori antara siswa kelas rendah (1-3 SD) dan kelas tinggi (4-6 SD) hingga jenjang SMP. “Koordinasi dengan koordinator keamanan pangan di sekolah harus rutin, terutama jika ada anak yang alergi atau tidak mau makan sayur dan daging,” katanya.

Temuan menarik didapatkan di kedua sekolah di kecamatan Penebel tersebut, di mana Komisi IV tidak menemukan menu susu atau makanan kering dalam paket yang dibagikan. Pihak SPPG beralasan adanya kendala dari distributor. Menanggapi hal itu, Wastana memberikan teguran keras. “Alasannya distributor sulit menyiapkan, tapi itu tidak boleh jadi pembenaran. Jika distributor lama tidak sanggup, cari distributor lain. Bicara 4 sehat 5 sempurna, susu itu wajib. Kalau tidak ada susu sapi, harus ada inovasi substitusi, misalnya susu kedelai atau kacang hijau,” ujarnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Komisi IV DPRD Tabanan berencana memanggil seluruh pengelola SPPG yang berjumlah 31 unit di Kabupaten Tabanan dalam waktu dekat. “Kami akan undang semua SPPG untuk membangun komitmen bersama. Kami tidak mencari kesalahan, tetapi ingin memperbaiki sistem agar tidak muncul insiden keracunan atau makanan basi di Tabanan. Ini demi mewujudkan Generasi Emas 2045,” pungkasnya. (bgn020)26030409

Comments
Loading...
dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern