Sempat Macet Dini Hari, Akses Denpasar-Gilimanuk Kembali Normal setelah Jalan Ambles Diuruk
Tabanan, Baliglobalnews
Jalan ambles terjadi di Jembatan Payan, Banjar Dinas Payan, Desa Adat Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (2/12/2025). Insiden ini duga akibat curah hujan tinggi, menyebabkan lubang berdiameter sekitar 1 meter dengan kedalaman 2 meter di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.
Kapolsek Selemadeg Kompol I Wayan Suastika saat dikonfirmasi membenarkan insiden yang terjadi saat dini hari tersebut.
Menurut laporan singkat, kata dia, kejadian jalan jebol itu berlokasi di ujung barat sebelah utara Jembatan Tukad Payan (Jalan Denpasar–Gilimanuk). Penyebab utama amblesnya jalan diduga kuat akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada malam sebelumnya. “Memang benar, sekitar pukul 04.30 wita telah terjadi jalan jebol akibat curah hujan yang cukup tinggi,” ujar Kompol Suastika pada Rabu (3/11/2025).
Akibat jalan ambles di lokasi Jurusan Denpasar–Gilimanuk, arus lalu lintas di lokasi tersebut diberlakukan sistem buka tutup. “Beruntung, insiden ini dilaporkan nihil korban jiwa,” katanya.
Dia menyebutkan setelah menerima laporan dari Kawil Banjar Dinas Payan I Made Darma Yuda, Polsek Selemadeg segera merespons laporan tersebut dengan memimpin tim ke tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan Petugas PU Kabupaten Tabanan, dan melakukan pengaturan lalu lintas.
Kompol Suastika menyampaikan penanganan kerusakan jalan sudah dimulai sejak hari kejadian. “Penanganan kerusakan jalan sudah mulai dikerjakan dengan pengurukan agregat dan kami mengatur lalu lintas dengan buka tutup,” katanya seraya menambahkan, berkat penanganan cepat, jalur utama Denpasar-Gilimanuk sudah pulih kembali dan dapat dilalui dua arah pada pukul 12.00 Wita di hari yang sama. (bgn020)25120305