Media Informasi Masyarakat

Sekda Dewa Indra Harapkan FGD Komite IV DPD RI Berikan Kontribusi Positif bagi Bali terkait Pelaksanaan Anggaran Transfer Daerah

Badung, Baliglobalnews

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan DPD RI memiliki peran strategis dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang dijalankan dalam kerangka fungsi representasi. Salah satu fungsi DPD RI adalah melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang, termasuk pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu disampaikan Sekda Dewa Indra ketika menghadiri dan menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion Komite IV DPD RI di Hotel Le Meridien, Jimbaran, Badung, pada Senin (26/8/2024). ”Forum Group Discussion (FGD) ini bertujuan untuk menghimpun data dan informasi mendetail tentang persoalan Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2024 serta persoalan terkait dengan RUU APBN 2025. Pemerintah Provinsi Bali mendorong seluruh pihak yang hadir untuk menyampaikan secara jelas data, kondisi, dan permasalahan riil terkait Alokasi Transfer di Provinsi Bali tahun 2024, serta persoalan terkait RUU APBN 2025. DPD RI diharapkan dapat menyerap dan memotret kondisi riil di Provinsi Bali untuk merumuskan dan menyusun pertimbangan terhadap Rancangan Undang-Undang APBN TA 2025m,” katanya.

Sekda Dewa Indra menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah mengalokasikan pendanaan di daerah melalui Anggaran Transfer ke Daerah (TKD), yang sangat mendukung pelaksanaan program di tengah keterbatasan kemampuan pendanaan di daerah. Namun, dalam pelaksanaannya, ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan, salah satunya adalah kurang cermatnya proses perencanaan, sehingga sering terjadi keterlambatan. Selain itu, juga terdapat keterlambatan dalam penyusunan petunjuk teknis oleh masing-masing kementerian, serta sering terjadi perubahan nomenklatur dan kodifikasi, yang mengakibatkan penyesuaian di tengah jalan (pergeseran), yang berdampak pada kecepatan realisasi.

Dewa Indra berharap dalam FGD kali ini, perwakilan kabupaten yang hadir, yaitu Gianyar, Badung, dan Karangasem, dapat menyampaikan permasalahan yang ada sehingga DPD RI dapat menyerap aspirasi yang terjadi di lapangan.

Sementara Koordinator Tim Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI Made Mangku Pastika menyampaikan bahwa secara umum kondisi perekonomian Bali pasca Covid-19 cenderung positif, dengan tingkat inflasi yang masih terjaga dengan baik. Namun, dengan meningkatnya tren pariwisata, beberapa permasalahan seperti kemacetan, perdagangan ilegal oleh sejumlah WNA di Bali, serta persoalan daerah lainnya mulai muncul. Oleh karena itu, pemerintah pusat terus menganggarkan TKD untuk membantu keadaan fiskal daerah. Namun, pertanyaan yang muncul adalah apakah anggaran tersebut sudah tepat sasaran, dan kendala apa yang terjadi di lapangan sehingga bisa diakomodasi untuk dibahas bersama DPR RI.

“Saya harap kita semua di sini dapat berdiskusi dengan baik terkait apa yang terjadi dan apa kendalanya, sehingga kita bisa mencari solusi bersama,” ungkapnya.

Hadir sekaligus membuka FGD Pimpinan Komite IV DPD RI Amang Syahfrudin serta dua narasumber lainnya, yaitu Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali Muhamad Mufti Arkan, Akademisi Universitas Udayana, I Nyoman Mahendra Yasa, serta para anggota Komisi IV DPD RI dan undangan terkait lainnya. (bgn003)24082602

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam