RSUD Tabanan Siagakan Tim “On Call” dan Petugas Medis Selama Hari Raya Nyepi
Singasana, Baliglobalnews
Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan memperkuat kesiapan layanan kegawatdaruratan. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan medis masyarakat yang bersifat darurat tetap terpenuhi selama pelaksanaan catur brata penyepian maupun libur Idul Fitri mendatang.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Tabanan I Gede Sudiarta di Tabanan pada Selasa (17/3/2026). Dia menyampaikan manajemen telah menyiapkan skema khusus, termasuk penyiagaan tim tambahan yang bersifat “on call” atau siap dipanggil kapan saja.
Dia menyebutkan fokus utama pelayanan dimulai sejak hari Pengerupukan hingga sehari setelah Nyepi. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, hari Pengerupukan menjadi momen rawan terjadinya lonjakan pasien di instalasi gawat darurat (IGD). “Layanan kegawatdaruratan ini kami siagakan penuh. Khusus di Pengerupukan, kami fokuskan layanan di IGD, karena biasanya terjadi peningkatan pasien yang cukup signifikan pada saat tersebut,” ujarnya.
Saat perayaan Nyepi, kata dia, RSUD Tabanan tetap mengoperasikan layanan darurat dengan menyiagakan 14 petugas, yang terdiri dari delapan perawat di IGD, dua petugas ambulans, serta empat dokter yang bertugas memastikan pelayanan kegawatdaruratan tetap berjalan.
Selain petugas, lanjutnya, pihak RSUD juga menyiagakan tiga unit ambulans serta kendaraan operasional lainnya. Kendaraan ini tidak hanya untuk penanganan pasien, tetapi juga sebagai transportasi antar-jemput dokter dan tenaga medis darurat selama hari raya.
Sementara untuk layanan poliklinik, kata dia, dijadwalkan tutup sejak tanggal 18 Maret sampai dengan tanggal 23 Maret mendatang. Untuk jadwal ini, pihak Rumah Sakit sudah memberitahu kepada pasien sehingga jadwal pengobatan dilakukan sehari sebelumnya. “Sedangkan untuk layanan perawatan jenazah kami tetap lakukan jika ada pasien yang meninggal saat hari Raya Nyepi. Namun untuk proses pengirimannya kami tangguhkan sehari setelah Nyepi,” katanya.
Selain perayaan Nyepi, skema kesiapsiagaan serupa juga akan diterapkan saat libur Hari Raya Idul Fitri mendatang. RSUD Tabanan berkomitmen untuk kembali menyiagakan tim on call guna mengantisipasi mobilitas masyarakat yang tinggi selama masa mudik dan libur panjang Lebaran. “Sistem yang sama akan kami terapkan saat Idul Fitri. Kami ingin memastikan ketersediaan obat-obatan dan tenaga medis tetap optimal demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (bgn020)23031702