Media Informasi Masyarakat

PUPR Denpasar Atensi Genangan di Tiga Titik

Denpasar, Baliglobalnews

Hujan lebat yang melanda Kota Denpasar pada Kamis (29/10) sore menimbulkan genangan di tiga titik, yakni di Saluran Jalan A Yani, Saluran Jalan Tukad Gangga dan Saluran Jalan Kaliasem. Namun, sesaat setelah hujan reda, Pasukan Biru Prokasih PUPR Denpasar telah menangani.

”Hanya di tiga titik, semuanya sudah dapat diatasi setelah hujan reda,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, saat dimintai konfirmasi Sabtu (30/10).

Jimmy Sidarta menyatakan terus menggencarkan pembersihan sungai, jaring sampah dan saluran air. Hal itu lantaran memasuki akhir tahun yang identik dengan musim penghujan. Pembersihan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, sampah atau benda lainnya di sungai.

”Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya. Hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu,” ujarnya

Dia menyebutkan dari hasil kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik, yakni masih ditemukanya sampah yang memenuhi sungai dan salter penjaring sampah. Kondisi inilah yang biasanya menimbulkan banjir atau luapan air saat musim penghujan akibat tersumbatnya saluran air.

”Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air,” katanya.

Jimmy mengatakan secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah  baik. Namun tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di beberapa titik. ”Kita ketahui Denpasar merupakan daerah hilir. Selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi aliran air menuju muara,” paparnya

Dia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya. Hal ini mengingat sudah memasuki musim hujan. Selain itu pula, Bali khususnya Kota Denpasar yang bertumpu pada sektor pariwisata juga wajib menjaga kebersihan lingkungan.

”Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai, jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air,” katanya. (bgn122)20103021

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...