Media Informasi Masyarakat

PPID Diminta Aktif Beri Informasi untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Denpasar, Baliglobalnews

Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) diminta mengambil peran aktif memberi informasi terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, saat menjadi pembicara kunci pada seminar virtual Forum Keterbukaan Informasi Publik Wilayah Bali, Selasa (1/9).

Widodo Muktiyo yang mengikuti seminar dari Kantor Kementerian Kominfo Jakarta mengapresiasi forum diskusi yang digelar di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19. Menurut dia, kegiatan itu sangat penting, karena masyarakat membutuhkan akses informasi di tengah pandemi. Dia mengatakan informasi dibutuhkan untuk mengurangi ketidakpastian.

Muktiyo kemudian mengibaratkan informasi sebagai makanan. ”Jika diibaratkan seperti makanan, kita semua yang duduk sebagai PPID di berbagai lembaga publik bertanggung jawab menyediakan informasi yang diminta masyarakat. Karena informasi yang kita sajikan akan sangat menentukan respons publik,” ujarnya.

Agar dapat menyediakan informasi sesuai kebutuhan masyarakat, Muktiyo mendorong jajaran PPID terus berupaya meningkatkan profesionalisme. ”Petugas jangan mudah sakit hati atau tersinggung ketika dimintai informasi oleh masyarakat,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, dia juga berbagi tips dalam pemberian informasi agar mudah dipahami oleh masyarakat. ”Kata kuncinya, sajikan informasi sepraktis mungkin agar mudah dipahami dan masyarakat langsung puas,” tambahnya.

Masih dalam paparannya, Muktiyo menyinggung keberadaan Bali sebagai destinasi wisata utama di Indonesia. Dia berpendapat, posisi Bali yang sangat strategis menjadi tantangan tersendiri bagi PPID daerah ini. Dia berharap situasi pandemi tak menyurutkan semangat jajaran PPID Bali untuk terus menyajikan informasi, khususnya terkait dengan upaya penanganan Covid-19 yang saat ini tengah dilakukan oleh pemerintah daerah. Akses informasi yang dibuka seluas-luasnya akan meyakinkan wisatawan untuk berkunjung kembali ke Pulau Dewata.

”Sajikan informasi yang sebenar-benarnya agar wisatawan nusantara kembali datang. Karena untuk saat ini, akses untuk wisatawan manca negara belum dibuka,” ucapnya.

Selain memberi informasi terkait penanganan Covid-19, PPID juga wajib berperan dalam mensosialisasikan berbagai regulasi yang dimaksudkan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti penggunaan masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan.

Webinar yang digagas Kementerian Kominfo itu menghadirkan empat orang pembicara yaitu Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Selamatta Sembiring, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Hendra J. Kede, Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kemenkes Busroni dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfos Provinsi Bali Ida Bagus Ketut Agung Ludra.

Selamatta Sembiring berpendapat, PPID sejatinya telah berupaya menyajikan berbagai informasi melalui halaman website yang dikelola. Namun yang masih menjadi tantangan adalah bagaimana menarik perhatian masyarakat untuk kepo (ingin tahu,red). ”Kalau saya ibaratkan sebuah warung makan, PPID sudah menyiapkan tempat yang bagus, menu yang enak dan layanan yang baik. Tapi keberadaan warung itu lama-lama akan mati bila tidak ada konsumen yang berkunjung,” cetusnya sembari berharap agar peserta yang dihadirkan dalam seminar virtual kali ini bisa membantu mensosialisasikan keberadaan PPID.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Hendra J. Kede; Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kemenkes, Busroni. Keduanya sepakat dengan optimalisasi peran PPID dalam memberi informasi terkait upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementara Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfos Provinsi Bali, Ida Bagus Ketut Agung Ludra, memaparkan tentang program kerja PPID Bali terkait akses informasi Covid-19. Menurut IB Ludra, website PPID Bali telah dilengkapi beberapa akses informasi terkait Covid-19 yang terhubung langsung dengan gugus tugas. Aplikasi tersebut antara lain ‘Cek Diri’, ‘HMC’ dan “Love Bali’. Aplikasi ‘Cek Diri’ ditujukan kepada semua yang datang ke Bali. Dengan mengisi apikasi ini, keberadaan mereka selama berada di Bali akan mudah telacak karena aksesnya terhubung lansung dengan gugus tugas. Secara umum, PPID Bali yang saat ini memegang predikat ‘menuju informatif’ terus berbenah untuk memperoleh hasil penilaian yang lebih baik. (bgn/hms)20090125

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam