Media Informasi Masyarakat

Polda Metro Jaya temukan 834 warga DKI Jakarta terindikasi COVID-19

 Nasional, Baliglobalnews

Polda Metro Jaya hingga saat ini telah menemukan 834 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi COVID-19 berdasarkan tes usap antigen di pos penyekatan arus balik dan sejumlah kepolisian sektor (polsek)

“Sampai semalam sudah 109.988 orang yang sudah tes usap antigen, yang reaktif 834 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis.

Yusri menyebut data pemeriksaan tes usap antigen tersebut adalah data pemeriksaan selama 16-26 Mei 2021.

Lebih lanjut dia mengatakan seluruh warga yang terindikasi COVID-19 tersebut saat ini telah mendapatkan penanganan dan telah menjalani isolasi.

“Rincian isolasi mandiri 460 orang, di Wisma Atlet 168 orang, dan tempat rujukan lainnya 206 orang,” tambahnya.

Yusri juga menambahkan Polda Metro Jaya akan memperpanjang masa operasi penyekatan arus balik hingga pekan depan, 31 Mei 2021, untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif COVID-19 usai libur Idul Fitri 1442 H.

Operasi Ketupat Jaya telah berakhir pada 18 Mei 2021, namun antisipasi terhadap warga yang baru kembali dari kampung halaman masih akan dilakukan agar lonjakan kasus positif di DKI Jakarta terkendali.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 14 titik pemeriksaan surat keterangan bebas COVID-19 yang juga menyediakan layanan tes usap (swab) antigen gratis.

Pos tersebut disiapkan setelah diterapkan kebijakan pemudik yang akan kembali ke Jakarta wajib mempunyai surat keterangan bebas COVID-19.

Apabila pemudik tidak mempunyai surat keterangan bebas COVID-19, maka yang bersangkutan akan diarahkan petugas untuk melakukan tes usap antigen di pos-pos yang sudah disediakan.

Pemudik yang negatif COVID-19 diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Ibu Kota. Sedangkan yang positif akan dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran untuk menjalani tes usap PCR.(bgn123)21052716

Comments
Loading...