Pohon Mahoni di Kecamatan Kediri Tumbang, Timpa Dua Mobil
Singasana, Baliglobalnews
Jalur nasional yang menghubungkan Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, sempat mengalami gangguan lalu lintas pada Minggu (12/4/2026) malam. Insiden tersebut dipicu oleh tumbangnya pohon jenis mahoni berukuran besar yang melintang di tengah jalan dan menimpa dua unit mobil yang sedang melintas
Kasi Humas Polres Tabanan AKP Gusti Made Berata menyampaikan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 21.00 Wita. Meski menimpa kendaraan yang sedang berjalan, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa.
AKP Berata mengatakan berdasarkan keterangan saksi di lokasi, I Made Demi Permana (35), seorang pedagang ubi di sekitar TKP, peristiwa bermula ketika dia mendengar suara menyerupai korsleting kabel atau (bunyi gemeretak). Tak berselang lama, pohon mahoni tersebut tumbang secara mendadak ke arah badan jalan. “Saksi segera menghubungi pihak berwenang dan menyebarkan informasi melalui media sosial untuk mempercepat proses evakuasi. Petugas dari Polsek Kediri tiba di lokasi lima menit setelah laporan diterima untuk mengamankan arus lalu lintas,” ujarnya ketika dimintai konfirmasi pada Senin (13/4/2026).
AKP Berata merinci dua kendaraan yang melintas dari arah berlawanan tak sempat menghindar dan tertimpa material pohon dalam peristiwa ini diantaranya. Toyota Vios DK 1452 QZ yang dikemudikan oleh Fiktorinus Febri Krisna Gangga (31), warga asal Kuta Utara mengalami kerusakan pada bagian depan mobil, sementara Honda HRV DK 1301 ACT dikemudikan oleh Gusti Agung Bagus Mataram (65), warga asal Denpasar Barat mengalami kerusakan pada kap mobil bagian depan dan bagasi bagian belakang. “Seluruh pengemudi dan penumpang dalam keadaan selamat, hanya kerugian materiil berupa kerusakan kendaraan,” katanya.
Berdasarkan hasil olah TKP, kata dia, pohon mahoni tersebut diduga tumbang karena kondisi akar yang sudah mengalami pembusukan atau keropos, sehingga tidak kuat menahan beban pohon.
AKP Berata menambahkan terkait proses pembersihan material dilakukan secara sinergis oleh Tim BPBD Kabupaten Tabanan bersama personel Polri dan dibantu warga sekitar menggunakan gergaji mesin. Saat ini, jalur Denpasar-Gilimanuk di wilayah Abiantuwung sudah kembali normal dan dapat dilalui secara aman.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan untuk selalu waspada, terutama saat melintasi jalur yang memiliki pepohonan besar yang sudah berumur guna mengantisipasi kejadian serupa. (bgn020)26041308