Media Informasi Masyarakat

PHDI dan MDA Bali Batasi Peserta Pelaksanaan Upacara Yadnya, Ada juga Ditunda

Denpasar, Baliglobalnews

PHDI dan MDA Bali mengeluarkanSurat Edaran Bersama (SEB) tentang pembatasan pelaksanaan upacara panca yadnya dalam masa gering agung Covid-19.Keluarnya SEB tersebut karena masih tinggi dan ganasnya penularan virus varian Delta Covid-19 di Provinsi Bali ditandai dengan semakin meningkatnya kasus baru Covid-19, tingkat kesembuhan yang menurun, dan angka kematian yang cenderung meningkat.Berikut isi SEB yang ditandatangani Ketua PHDI Baki, IGN Sudiana dan Ketua MDA Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet.

A. Dewa Yadnya1. PiodalanPiodalan dapat dilaksanakan dengan pembatasan sangat ketat, yaitu:a. Hanya ngaturang piodalan alit,b. Hanya dilaksanakan oleh pamangku dan prajuru pura, dengan jumlah paling banyak 10 orang;c. Krama melaksanakan persembahyangan ngayeng/ngubeng darisanggah/merajan masing-masing;d. Pamangku dan prajuru pura yang melaksanakan acara piodalan wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif;e. Uji swab dilaksanakan oleh puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan Desa/Kelurahan;f. Tidak diiringi deni wali/wawalen, seperti gamelan dan sasolahan;g. Pengawasan dilaksanakan oleh pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.2. Khusus untuk Piodalan Bhatari Rambut Sedana pada  Rabu, 11 agustus 2021 (Buda Wage, klawu)a. Hanya ngaturang piodalan alitb. Piodalan di kantor, pasar, toko, dan di tempat lainnya hanya dilaksanakan oleh pamangku saja.c. Krama panyungsung/panyiwi melaksanakan persembahyangan ngayeng/ngubeng dari sanggah/merajan masing-masing;d. Tidak diiringi seni wali/wawalen, seperti gamelan dan saso!ahan;e. Pengawasan dilaksanakan oleh Pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

3. Melaspas, Ngenteg Linggih, dan sejenisnya a, Disarankan untuk ditunda sampai kondisi pandemi Covid-19 sudah dinyatakan melandai oleh Pemerintah Daerah;b. Apabila telah melaksanakan rangkaian upacara melaspas, ngenteg linggih, dan sejenisnya agar pelaksanaannya diatur sebagai berikut:1) Pelaksana upacara dibatasi hanya pamangku, prajuru, serati, dan kasinoman paling banyak 15 orang;2) Krama panyungsung /panyiwi melaksanaka persembahyanganngayeng atau ngubeng dari sanggah/merajan masing-masing;3) Pamangku dan prajuru pura yang melaksanakan upacara wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif;4) Uji Swab dilaksanakan oleh puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan Desa/Kelurahan;5) Tidak diiringi seni wali/wawalen, seperti gamelan dan sasolahan.c. Pengawasan dilaksanakan oleh Paca!ang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

B. Rsi Yadnya (Pawintenan, Munggah Bhawati/Jero Gede, dan Padiksaan) pelaksanaannya ditunda sampai kondisi pandemi Covid-19 sudah dinyatakan melandai oleh Pemerintah Daerah.C. Pitra Yadnya1. Bagi krama yang meninggal dunia agar dilaksanakan upacara mendem/makingsan di Pertiwi atau makingsan di Geni dengan ketentuan:a. Hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan pelaksanaan upacara paling banyak 15 orang;b. Peserta yang menjadi pelaksana upacara wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif,c. Uji swab dilaksanakan oleh Puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan Desa/Kelurahan;d. Pengawasan dilaksanakan oleh Pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.2. Upacara ngaben, mamukur, dan maajar-ajar perseorangan atau kinembulan yang baru dalam tahap perencanaan agar ditunda sampai kondisi pandemi Covid-19 sudah dinyatakan melandai oleh Pemerintah Daerah.3. Upacara ngaben, mamukur, dan maajar-ajar perseorangan yang tahapannya sudah berjalan dapat tetap dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:a.

Hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan pelaksanaan upacara paling banyak 15 orang;b. Peserta yang menjadi pelaksana upacara wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif;c. Uji dwab dilaksanakan oleh Puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan DesalKelurahan;d. Pengawasan dilaksanakan oleh Pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.4. Upacara ngaben, mamukur, dan maajar-ajar kinembulan yang tahapannya sudah berjalan dapat tetap ditaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:a. Panitia pelaksana harus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Satgas Covid-19 di Kabupaten/Kota setempat;b. Hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan pelaksanaan upacara paling banyak 2 orang per sawa/sekah/puspa;c. Peserta yang menjadi pelaksana upacara wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab Antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif;d. IJji Swab dilaksanakan oleh Puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan Desa/Kelurahan; dane.

Pengawasan dilaksanakan oleh Pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.D. Manusa YadnyaI. Nyambutin, nelu bulanin, dan otonandapat dilaksanakan dengan pembatasan sangat ketat, yaitu:a. Hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan pelaksanaan upacara paling banyak 15 orang;b. Peserta yang menjadi pelaksana upacara wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab Antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif;c. Uji swab dilaksanakan Oteh Puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan DesalKelurahan;d. Pengawasan dilaksanakan oleh Pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.2. Menek kelih/ngaraja sewala, dan matatahpelaksanaannya ditunda sampai kondisi pandemi Covid-19 sudah dinyatakan melandai oleh Pemerintah Daerah.3. Pawiwahana.

Pelaksanaannya ditunda sampai kondisi pandemi Covid-19 sudah dinyatakan melandai oleh Pemerintah Daerah.b. Dalam hal sama sekali tidak bisa ditunda maka pelaksanaannya dengan ketentuan:1) Hanya dengan upacara makala-kalaan/mabyakaonan;2) Hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan pelaksanaan upacara paling banyak 15 orang;3) Peserta yang melaksanakan upacara wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab Antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif;4) Uji swab dilaksanakan oleh Puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan Desa/Kelurahan;5) Dilarang melaksanakan resepsi;6) Pengawasan dilaksanakan oleh Pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.E. Butha Yadnya1. Pelaksanaannya disarankan ditunda sampai kondisi pandemi Covid-19 sudah dinyatakan melandai oleh Pemerintah Daerah.

2. Dalam hal sama sekali tidak bisa ditunda, maka pelaksanaannya dengan ketentuan:a. Hanya melibatkan orang yang terkait langsung dengan pelaksanaan upacara paling banyak 15 orang;b. Peserta yang menjadi pelaksana upacara wajib mengikuti uji swab berbasis PCR/swab Antigen sehari sebelum acara dengan hasil negatif;c. Uji Swab dilaksanakan oleh Puskesmas setempat dan difasilitasi oleh Satgas Gotong Royong Bersama Relawan Desa/Kelurahan;d. Pengawasan dilaksanakan oleh Pacalang, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.SEB ini berlaku mulai Senin (9/8) sampai ada surat pemberitahuan lebih lanjut. (bgn003)21080910

Comments
Loading...
dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!