Pertamina Tambah 202.160 Gas LPG 3 Kg di Bali Jelang Imlek dan Bulan Suci Ramadan
Denpasar, Baliglobalnews
Pertamina Patra Niaga menambah 202.160 tabung gas LPG 3 kilogram atau kesiapan penyaluran fakultatif lebih dari 75 persen dari rata-rata penyaluran harian menjelang Imlek dan Bulan Suci Ramadhan di seluruh wilayah Pulau Bali.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi meyakini libur perayaan Imlek selama empat hari (14-17/2/2026) dan Bulan Ramadhan 1447 Hijriah produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. “Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, terutama pada saat libur panjang atau peristiwa khusus, salah satunya Imlek dan Bulan Suci Ramadhan ini,” katanya dalam keterangan di Denpasar pada Sabtu (14/2/2026).
Ahad menyampaikan selama libur panjang yang diikuti perayaan Imlek dan awal Bulan Suci Ramadhan, stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan. Pertamina juga tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar. “Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” katanya.
Dia mengharapkan jumlah tersebut dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang, sehingga masyarakat dapat menikmati long weekend dan dua perayaan hari besar kali ini dengan tenang. “Dengan adanya dua perayaan hari besar ini, Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan energi di wilayah Bali, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat,” katanya.
Dia mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying, dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya. (bgn008)26021409


